Bekas Galian Pipa Pertagas ini Dikeluhkan Warga

18.210 dibaca
Lurah Pangkalan Balai saat meninjau kondisi gorong-gorong di jalan lintas timur palbang Jambi kabupaten Banyuasin, buntu akibat galian Pertagas
Lurah Pangkalan Balai saat meninjau kondisi gorong-gorong di jalan lintas timur palbang Jambi kabupaten Banyuasin, buntu akibat galian Pertagas

BUANAINDONESIA.CO.ID,BANYUASIN -Masyarakat Banyuasin III, tepatnya Kelurahan Pangkalan balai mengeluhkan kondisi gorong-gorong bekas galian pipa pertagas beberapa waktu lalu, paasalnya. Bekas galian yang ditinggalkan oleh pihak pertagas menyebabkan kondisi gorong-gorong buntu. Akibatnya, aliran air yang melalui gorong-gorong yang dilintasi oleh Jalan Lintas Palembang -Jambi meluap, dan menganggu usaha warga. .”Galian mereka ini sudah dua kali dilakukan, hingga menutup tempat usaha bengkel saya, bahkan, pipa pam yang berada di depan rumah pecah. sehingga, depan bengkel saya ini becek karena banjir PDAM,” ucap, Uda saat dibincangi, Kamis, 20/09/18.

Ditambahkan, Uda. Pihak Pertagas pernah berjanji akan memberikan ganti rugi, namun hingga bergantinya Bupati Banyuasin belum juga dipenuhi.”Penggalian kedua mereka janji akan memberikan ganti rugi atas usaha saya yang sepi karena tanah galian menutupi bengkel saya, namun, sudah empat bulan berlalu janji mereka belum kunjung tiba”. ujarnya.

Advertisement

Dirinya berharap, pihak pertagas dapat menepati janji dan mengembalikan kesemula kondisi fasilitas umum dan tempat usaha warga. “Ya kasihanilah kami orang kecil ini, kami mau usaha jadi susah karena bekas galian ini, akibatnya bengkel kami jadi sepi, karena pelanggan sulit masuk ke area bengkel, belum lagi kalau hujan tiba bengkel kami ini bisa banjir karena volume air tidak bisa dibendung oleh gorong-gorong” tandasnya.

Senada dikatakan , Tokoh masyarakat Banyuasin, Ir. Alfian. MM, mengatakan, bahwa pihak Pertagas belum menepati janjinya. “Selama ini mereka hanya janji-janji saja, sedangkan kondisi gorong-gorong sudah buntu, saya khawatir warga yang mempunyai usaha akan merugi besar. serta akan mengalami banjir, bila turun hujan, seperti usaha bengkel dan kolam pemancingan warga”. katanya.

Dirinya mendesak, pihak pertagas untuk segera melaksanakan perbaikan gorong-gorong yang berada di Jalan Lintas Timur tersebut. “Ya harapan kita sebagai warga dan juga terkena dampak dari buntunya gorong-gorong tersebut, meminta kepada pertagas untuk segera memperbaiki gorong-gorong dan fasilitas umum yang rusak tersebut sebelum warga berbuat yang tidak-tidak”.  tukasnya.

Bagaimana Menurut Anda?