Banyuasin Siaga, Politisi Gerindra Setuju Bila Bupati Keluarkan Surat Edaran Ke Bank Permodalan dan Pembiayaan

46.019 dibaca
Sopian hadi. Politisi Gerindra
Sopian hadi. Politisi Gerindra

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Khawatir masyarakat Banyuasin tertular penyakit berbahaya yang saat ini tengah mewabah, Politisi Partai Gerindra Sopian hadi. meminta masyarakat agar mematuhi perintah Pemerintah Kabupaten Banyuasin, selain itu juga dirinya meminta agar pihak perbankan dan permodalan yang masih menagih masyarakat agar sekiranya diberikan surat edaran untuk memberikan kelonggaran bagi peminjam.

“Untuk saat ini masyarakat Banyuasin tetap di rumah saja, kalau ada keperluan yang penting silahkan keluar rumah usahakan pakai masker, “Ucap, Sopian hadi. Sabtu. 18/04/20.

Advertisement

Dirinya meminta Pemkab Banyuasin untuk segera menyebar bantuan ke masyarakat Banyuasin. sebab, saat ini masyarakat tengah membutuhkan bantuan yang bisa menyambung hidup mereka.

“Dan saya menghimbau ke eksekutif untuk disegerakan pembagian masker ke setiap Desa, yang rencananya akan disiapkan sebanyak 300 ribu. Serta, mewajibkan setiap warga yang baru pulang dari perjalanan untuk segera mengisolasi diri.” ujarnya.

Dirinya setuju sekali, bila Pemda Banyuasin mengeluarkan surat edaran bagi perbankan dan permodalan, untuk menunda atau memberikan kelonggaran bagi masyarakat dalam membayar.

“Saya pribadi mendukung sekali Kalau mengenai surat edaran agar penagih bank, lesing, koperasi, dan bank keliling untuk memberikan kelonggaran bagi masyarakat, mengenai hal tersebut, saya pribadi sangat setuju, sebab saat ini pabrik tutup, harga-harga komoditi anjlok,” tukasnya.

Senada juga disampaikan Jallas boang manalu dari Lembaga Bantuan Hukum kabupaten Banyuasin. Ia menyarankan agar Pemkab Banyuasin segera mengeluarkan surat edaran terkait masih adanya pihak permodalan dan pembiayaan melakukan tagihan, sedangkan masyarakat Kabupaten Banyuasin saat ini diintruksikan berdiam diri dirumah untuk memutus rantai penyebaran virus corona tersebut yang berdampak tidak ada pemasukan bagi masyarakat.

“Pemerintah sudah seharusnya memberikan kelonggaran membayar kredit bagi nasabah perbankan maupun perusahaan pembiayaan para pengelola Usaha simpan pinjam. Nasabah bank keliling atau biasa disebut bank harian itu,” Ucap, Jallas Boang Manalu. SH. LBH Kabupaten Banyuasin, Sabtu. 18/04/20.

Ditambahkannya, Sesuai isi surat edaran Pemerintah Banyuasin yang selalu Mengkampanyekan dan Menghimbau masyarakat agar berdiam diri dirumah dan ini sudah kewajiban kita bersama untuk mentaati aturan dari pemerintah Daerah maupun aturan Pusat dalam memutus mata rantai penyebaran wabah corona virus.

“Dalam Pandemi kasus Covid-19 ini. Perkonomian di setiap negara Anjlok termasuk di Kabupaten Banyuasin Bumi Sedulang Setudung yang kita cintai ini, OJK bahkan telah meminta sektor perbankan untuk memberikan stimulus kepada debitur terdampak penyebaran virus corona. ” ujarnya.

Dirinya menegaskan, usulannya kepada Pemkab Banyuasin ini sudah sesuai dengan regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan RI. “Dalam hal ini, OJK membuat aturan yang tertuang dalam Peraturan OJK Nomor 11/POJK.3/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus, Dan kita taulah masyarakat banyuasin rata rata berngantung penghasilan dari karet Sedangkan Pabrik karet sendiri sudah dtutup,”tegasnya.

Otomatis para nasabah tidak punya penghasilahan logikanya dari mana jalannya mereka bisa membayar cicilan kepada bank keliling . “Kami mendukung, serta cinta Kabupaten Banyuasin ini, izinkan kami memberikan usul dan saran ke Pemkab Banyuasin khususnya Bupati Banyuasin agar rakyat Banyuasin bisa merasakan hadirnya Pemerintah ketika warga menjerit di tagih oleh pihak bank, maka kami minta Pemerintah Banyuasin Segera Memikirkan akan nasib dan permasalahan para Nasabah Bank Konvensional Dalam Pandemi corona virus ini, ” tandasnya

Sebelumnya, Warga Banyuasin yang menjadi nasabah Bank keliling, masih dikejar dengan tukang tagih. Sehingga, membuat resah. Sebab, saat ini  tengah mengalami kesulitan ekonomi akibat danpak covid-19. (BacaBank Keliling Buat Nasabah ini Menjerit, Tolong Kami Pak )

Warga meminta agar pihak pemberi hutang untuk memberi kompensasi waktu selama virus corona ini ada, sebab pabrik karet tutup, dan semua aktivitas ekonomi mereka lumpuh. “Pak kami bukan mau lari dari tanggungjawab, kalau tidak ada corona ini kami tidak akan ngeluh seperti ini, sebab semua usah berjalan, namun kami minta kelonggaran saja pak waktu membayarnya seperti intruksi pak Presiden yang kami saksikan, orang kecil seperti ini kami mau makan apa lagi pak kalau begini, tolong kami Pak, ” ujarnya.

Terkait ini pihak Bank Keliling mengaku belum dapat arahan dari kantor pusat. Karna itu, menimta surat edaran dari kepala Desa, Lurah atau Pemerintah setempat, untuk bisa diteruskan ke atasanya.

(Baca: Bank Keliling Buat Nasabah Menjerit)

Bagaimana Menurut Anda?