Kata-Kata Jukir Dadakan ini Berbuah Tusukan

22.780 dibaca
Ketua LSM Pandawa Lima sekaligus koordinator Parkir Pasar Pangkalan balai serahkan terduga pelaku penusukan Jukir ilegal
Ketua LSM Pandawa Lima sekaligus koordinator Parkir Pasar Pangkalan balai serahkan terduga pelaku penusukan Jukir ilegal

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – W P alias S Bin D H , warga jalan tembusan RT 05 Rw 02 Kelurahan Seterio Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, Diserahkan pihak Keluarga ke Polres Banyuasin guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Atas dugaan penusukan terhadap Abdul Haris warga jalan Padat Karya kilometer 35 RT 05 RW 01 Desa Mainan Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin.

Kronologis penususkan terjadi sabtu (13/06/2020), diduga dilantar belakangi konflik lokasi parkir motor di pasar tradisional Pangkalan Balai, terduga pelaku yang bekerja 6 tahun mengelolah parkiran diduga diambil alih oleh korban berdasarkan perintah sepihak dari oknum berinisial Z alias Fahmi tanpa berkoordinasi dengan tim pengurus parkir terlebih dahulu. alhasil perwakilan tim koordinator parkir yang turun ke lokasi memberikan teguran. Nanun, tetap diabaikan korban. sembari mengucapkan kata meninggi. “Tak mudah ngusir aku dari sin,i karena Z alias F yang memberikan kewenangan atas aku”. (Tidak mudah mengusir saya dari sini, karena Fahmi yang memberikan kewenangan atas aku,”Ucap terduga pelaku menirukan ucapan Abdul haria sebelum terjadi penusukan,

Advertisement

Merasa tersinggung lahan parkirnya akan diambil korban secara sepihak,
Serta saat diajak bicara baik-baik, malah bahkan sempat dinasehati wakil koordinator parkir malah menantang

Melihat gaya korban yang nampak angkuh. Dam tidak bisa diajak bicara baik-baik, ditambah lagi, dinasehati oleh wakil koordinator parkir malah menantang. tanpa berpikir panjang terduga pelaku yang tiba dilokasi langsung menusuk korban dengan sebilah pisau yang diduga miliki pedagang di pasar tersebut.

Sodikin Koordinator Parkir Pasar Tradisional Pangkalan Balai kepada wartawan media ini mengatakan, lokasi parkir di pasar tradisional yang dikelolah bersama tim selama 6 tahun ini tidak pernah ada masalah, karena kerapian, ketertiban, keamanan dan kenyamanan pengunjung pasar sangat diutamakan melalui jasa parkir.sabtu (13/06/2020)

Sodikin yang juga selaku Ketua LSM Pandawa lima, Kabupaten Banyuasin menyayangkan adanya orang luar dari anggota parkir mengusik kenyamanan di Pasar Pangkalan balai sehingga berujung penusukan tersebut.

“Kami sangat menyayangkan atas kejadian ini, untuk hal semacam ini juga tidak harusnya terjadi, menurut kami hanya kesalah pahaman dari korban sehingga menimbulkan ketersinggungan, akibatnya penusukan terjadi, sebagai bagian dari tim kami akan kawal kasus ini sampai tuntas dalam mengusut kebenaran dari permasalahan ini,” ujarnya.

Menurut Sodikin, konplik lokasi parkir di pasar dirinya telah mengutus wakil koordinator untuk menyelesaikan permasalah dengan kepala dingin, namun korban bersih keras tetap memaksa mengambil tempat tersebut, diucapkan  korban dirinya di suruh oknum berinisial Z alias Fahmi untuk mengusai lokasi parkir, merasah tersinggung terduga pelaku Son mengambil pisau milik pedagang yang berada di sekitar tempat kejadian dan menusuk korban.

“Terduga pelaku sekarang sudah kami serahkan ke pihak yang berwajib secara baik-baik, kami minta kasus ini dapat di usut tuntas guna mengungkap siapa aktor dibalik permasalahan ini, yang mengakibatkan adanya korban, permintaan kami polisi tetap berada di tengah permasalahan dalam mencari kebenaran baik keterangan saksi mata maupun terduga pelaku dan keterangan korban, karena tim parkir Pasar Tradisional Pangkalan Balai kami beri surat kerja resmi,” jelasnya.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar S.Ik melalui Kasatreskrim Polres Banyuasin AKP Ginanjar S.Ik M.Si didampingi Kanit Pidum Polres Banyuasin IPDA Ammukminin membenarkan, pihaknya telah menerima serahan terduga pelaku penusukan di pasar tradisional Pangakalan Balai bernama Wilson Pradana alias Son terhadap korban bernama Abdul Harist yang terjadi pada sabtu (13/06/202) lalu, oleh pihak keluarga yang diwakilkan ke koordinator parkir pasar Sodikin.

“Hari ini kami menerima serahan terduga pelaku penusukan terhadap korban, yang terjadi di pasar tradisional Pangkalan Balai beberapa waktu lalu oleh pihak keluarga yang diwakili ketua Koordinator Parkir pasar, untuk saat ini terduga pelaku sedang kami proses guna melanjutkan penyelidikan kronologis peristiwa sebenarnya,” ucapnya.

Diakui Ammukminin, guna melakukan penyelidikan pihaknya membutuhkan waktu untuk membongkar siapa otak di belakang kejadian ini.  “Bukan hanya pelaku, korban juga akan kami lidik sesuai dengan hukum yang berlaku karena dibalik kasus ini pasti ada dalangnya yang membuat korban bersikeras sehingga terjadi hal semacam ini,” tutupnya

Bagaimana Menurut Anda?