Diduga Berebut Kebun Cempedak, Ponakan Tebas Leher Paman

11.033 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Ironis Diduga karna berebut kebun cempedak Ponakan tega menebas Leher Paman. terjadi di Desa Sukaraja Baru Kecamatan Banyuasin III, senin (20/07/2020) pukul 21.30 Wib malam.

Peristiwa ponakan menebas leher paman gegara berebut kebun cempeeak ini telah perkaranya ditangani Polres Banyuasin berdasarkan LP/ B – 16/ VII / 2020 /Sumsel/BA/Sek. Pkl Balai.

Advertisement

Peristiwa dugaan ponakan menebas leher paman gara-gara berebut cempedak  itu bermula dari obrolan ke empat orang. Sehingga, korban melontarkan kalimat kepada tersangka yang membuat tersinggung “KAU NI BEGAWE TERUS CAK KEKURANGAN DUIT” dan pelaku menjawab “LAH MANG, AKU NI BEGAWE NAK BAYAR UTANG” merasa tidak senang, korban melemparkan benda (diduga potongan besi) namun berhasil dielakan tersangka, akibat dari lemparan tersebut tersangka tersinggung dan langsung pulang kerumahnya, mengambil satu (1) bilah parang di dapur rumahnya. “Melihat korban masih dilokasi, tersangka kemudia kembali lagi ketempat tersebut dengan membawa parang, dan membacok korban dibagian kepala, korban langsung terjatuh ketanah, tersangka kembali membacok leher korban sebanyak tiga kali, akibatnya korban meninggal di lokasi tempat kejadian. ” Ucap, Kapolres Banyuasin. AKBP, Danny sianipar. S. I. K, Melalui Kasatreskrim Polres Banyuasin, AKP. Ginanjar, SH. Ketika dihubungi. Selasa. 21/07/20.

Lanjut kasat, Setelah peristiwan dugaan penebasan itu tersangka kemudian melarikan diri ke rumah Kepala Desa Sukaraja untuk meminta perlindungan karena takut dihakimi massa.
“Motif kejadian merupakan dendam lama (perselisihan keluarga) akibat perebutan harta warisan berupa kebun pohon cempeda.” Kata Kasat.

Setelah menerima laporan dari Kades Sukaraja,Tim PUMA dan Tim Anggota Polsek Pangkalan Balai langsung mendatangi rumah kades Sukaraja untuk mengamankan tersangka tanpa melakukan perlawanan. “Petugas mengamankan satu bilah parang bergagang kayu warna coklat yang digunakan tersangka. Dari peristiwa tersebut Korban langsung dievakuasi ke RSUD Banyuasin, dan hari ini akan di kebumikan di TPU Desa Sukaraja, ” tandasnya.

Dalam peristiwa nahas tersebut, petugas mendapatkan dua orang saksi mata yang melihat kejadian, Jani (40) dan Hendri (30) warga RT 04 Desa Sukaraja, menurut keduanya pukul 19.30 wib, mereka bersama korban dan tersangka Suhardiman Bin Mat Din (23) sedang duduk ngobrol di jembatan air mampat yang berlokasi di RT 04 Desa Sukaraja, Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Sumsel.

Bagaimana Menurut Anda?