BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Pengalaman sebagai ketua PKK kabupaten Banyuasin yang saban hari mendengar keluhan di masyarakat ternyata membuat dr Sri Fitri Yanti ini terpanggil untuk Ikut mencalonkan diri jadi DPRD Provinsi Sumatera Selatan melalui Partai PKB.
Dari pengalaman itu juga membuat Putri kelahiran Palembang, 4 Maret 1993. ini bertekad akan memajukan tarap hidup masyarakat lewat program-program yang akan menyentuh langsung ke masyarakat.. Diantaranya membangkitkan UMKM.
“Saya maju ini di Pileg ini adalah panggilan hati untuk berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.” Kata dr Sri Fitri Yanti saat ditemui di sela-sela acara ramah tamah dan silaturahmi di Klinik Kecantikan Asfi Pangkalan Balai Sabtu (02/12/23).
Calon DPRD Sumsel nomer urut 3 dari Partai PKB ini mengatakan bahwa dari hasil.pengamatamnys duduk sebagai Ketua PKK, diketahui bahwa tingginya Angka KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) yang berbuntut perceraian sering kali dipengaruhi oleh rendahnya tingkat ekonomi.
“Kebanyakan KDRT itu dipengaruhi tingkat ekonomi, karna itu saya bertekad akan menggelontorkan sebagian dana Aspirasi untuk peningkatan ekonomi” imbuhnya.
dr Sri Fitri Yanti ini juga berniat akan mengeratiskan biaya konsultasi untuk masyarakat Sumatera Selatan khususnya masyarakat Banyuasin.
Profil Sri Fitriyanti ini merupakan mantan istri Bupati Banyuasin Askolani.
Sri Fitriyanti adalah perempuan asal Desa Rantau Kasih, Kabupaten Banyuasin. putri dari pasangan Drs H Nur Wahid dan Hj Maizoh.
Wanita kelahiran 4 Maret 1993 itu tercatat sebagai lulusan Fakultas Kedokteran di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Bumi Sriwijaya
Sebelum menikah, Sri Fitriyanti aktif sebagai seorang dokter yang berdinas di Puskesmas Telang Jaya, Muara Telang, Banyuasin.
Hingga akhirnya Sri Fitriyanti menjadi sorotan ketika menikah dengan Askolani pada 28 Juni tahun 2019 silam.
Sayangnya rumah tangga sRI fITRIYANTI dengan Askolani harus berakhir dengan perceraian di tahun 2022 lalu.
Perceraian tersebut terjadi setelah Sri Fitriyanti menggugat cerai Askolani.
Ketika bersamaan itu Askolani dilaporkan Nova Yunita, wanita asal Jakarta yang mengaku sebagai istrinya.
Askolani dilaporkan Nova karna menikahi Sri Fitriyanti tanpa izin darinya sebagai istri.
Tidak hanya itu, bahkan saat ini Askolani kembali di laporkan oleh Nova atas dugaan penelantaran anak dengan Nomor: STTLP/635/X/2022/SPKT.
Paska Bercerai dengan Askolani, kiprah dr Fitri di kancah Politik nampaknya semakin cemerlang. Bahkan ia digadang-gadang akan bertarung di Pilkada Banyuasin 2024 mendatang.
Meski demikian dr Fitri mengaku akan Fokus dulu pada pemilihan Legis latif 2024
“Kalo memang ada garisan tangan apa blleh buat, namun saya saat ini akan fokus dulu di Pemilihan Legis Latif”. tukasnya








