Pimpinan dan Anggota DPRD Sumsel Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

2.142 dibaca

Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI. Pidato tersebut disiarkan melalui layar lebar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Jumat (15/8/2025).

Pidato kenegaraan perdana Presiden Prabowo disampaikan pada Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara, Kompleks MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta.

Advertisement

Acara di DPRD Sumsel turut dihadiri oleh Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, SE., MM., Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru, SH., MM., serta Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, SH.

Meski tidak hadir langsung di Gedung Nusantara, suasana di Ruang Sidang DPRD Sumsel tetap berlangsung khidmat dan penuh penghormatan. Seluruh peserta mengenakan pakaian resmi dan menyimak rangkaian acara dengan seksama.

Sidang dibuka oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani, dilanjutkan dengan pidato pengantar Sidang Bersama oleh Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin. Sebelum memasuki agenda utama, hadirin juga menyaksikan tayangan video berisi capaian awal pemerintahan Presiden Prabowo di berbagai sektor.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo memaparkan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan, pertahanan negara, pemerataan pelayanan kesehatan, dan pendidikan. Ia juga menekankan pentingnya persatuan nasional di tengah tantangan global.

“Indonesia tidak akan maju jika kita terpecah,” tegas Presiden Prabowo.

Berbeda dengan pidato presiden sebelumnya, Prabowo secara khusus menyinggung isu tambang ilegal selain membahas pangan, kesehatan, korupsi, dan pertahanan. Ia juga menyoroti program prioritas di bidang pendidikan, salah satunya Sekolah Rakyat.

“Untuk memutus rantai kemiskinan absolut, kita membentuk Sekolah Rakyat. Tahun ini sudah ada 100 Sekolah Rakyat, tahun depan ditargetkan 200, lalu 300, dan seterusnya,” ujar Prabowo.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru menyambut baik pesan Presiden tersebut dan menyebutnya sebagai motivasi bagi pemerintah daerah.

“Sumsel siap menjadi bagian dari gerakan besar ini, menuju Indonesia Emas. Kebersamaan lintas pemimpin menjadi teladan bagi persatuan bangsa,” (ADV)

Bagaimana Menurut Anda?