Kurnaidi Dorong Pemilihan Ketua PWI Banyuasin Tanpa Rivalitas

7.276 dibaca

Silaturahmi dengan Calon Ketua, Tekankan Musyawarah Mufakat

BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN-Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat saat Ketua PWI Sumsel, Kurnaidi ST, bertemu tiga kandidat Ketua PWI Banyuasin di salah satu pusat kuliner Pangkalan Balai, Jumat (15/8/2025).

Advertisement

Dalam pertemuan itu, Kurnaidi didampingi Plt Ketua PWI Banyuasin, Afdhal Azmi Jambak SH, sekaligus menegaskan pentingnya menjaga soliditas organisasi menjelang Konferensi Kabupaten (Konferkab) PWI Banyuasin yang digelar Rabu (20/8/2025).

Kurnaidi menekankan bahwa sejak awal dirinya maju sebagai Ketua PWI Sumsel dengan semangat membangun kebersamaan, bukan sekadar kompetisi.

“Saya ingin pemilihan di kabupaten dan kota dilakukan melalui musyawarah mufakat. Kalau satu suara, pers lebih kuat dan lebih dihormati,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan harapan Bupati Banyuasin, Askolani, yang menginginkan PWI di daerah kembali solid dan harmonis. Menurut Kurnaidi, delapan kabupaten/kota di Sumsel sebelumnya telah berhasil menggelar pemilihan secara aklamasi tanpa menimbulkan gesekan.

“Tidak ada yang dirugikan. Kalau tidak menjadi ketua, masih ada posisi strategis lain seperti sekretaris atau bendahara,” ujarnya.

Tiga Kandidat Sepakat Pentingnya Persatuan

Plt Ketua PWI Banyuasin, Afdhal Azmi Jambak, menyebut komunikasi antarcalon sudah berjalan baik meski belum mencapai kesepakatan final. Tiga kandidat yang maju adalah:

Asnaini Khamsin, mantan Ketua PWI Banyuasin 2022–2025

Martin, eks Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan

Wardoyo, anggota Dewan Kehormatan PWI Sumsel

“Biasanya kesepakatan aklamasi mengerucut saat konferensi berlangsung. Semoga tradisi itu juga terjadi di Banyuasin,” jelas Afdhal.

Jaga Marwah Organisasi

Kurnaidi berpesan bahwa siapa pun yang terpilih nanti harus mampu mengembalikan marwah organisasi.
“PWI adalah rumah besar wartawan. Jangan sampai terpecah. Kalau kita kuat dan kompak, masyarakat maupun pemerintah akan semakin menghargai,” ujarnya.

Isu perpecahan yang sempat disinggung Bupati Askolani juga menjadi perhatian dalam forum itu. Menurut Afdhal, dukungan pemerintah daerah akan lebih maksimal apabila insan pers di Banyuasin bersatu.

“Dengan soliditas, manfaatnya bisa dirasakan oleh wartawan, masyarakat, dan pemerintah,” tambahnya.

Di akhir pertemuan, ketiga kandidat menyampaikan pandangan masing-masing dan menunjukkan komitmen menjaga persatuan.

“Silakan berunding dari hati ke hati. Yang penting PWI tetap utuh dan bermartabat,” tutup Kurnaidi.

Bagaimana Menurut Anda?