Warga Kuala Sugihan Segera Nikmati Listrik, Pemkab Banyuasin dan PLN Gercep Bangun PLTS Komunal

136 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN — Tekad Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk meratakan akses kelistrikan hingga ke pelosok desa kini selangkah lebih maju. Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, SP., menyambut hangat kunjungan Manager PLN UP2K (Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan) Sumatera Selatan guna membahas percepatan program listrik masuk desa (lisdes) serta rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal di Desa Kuala Sugihan, Kecamatan Muara Sugihan. Pertemuan strategis ini berlangsung penuh kehangatan di Rumah Dinas Wakil Bupati Banyuasin pada Senin (14/9/26).

​Bagi masyarakat di daerah terpencil, kehadiran aliran listrik bukan sekadar penerangan di malam hari, melainkan denyut nadi baru bagi perekonomian dan kehidupan sehari-hari. Wakil Bupati Netta Indian menegaskan bahwa Pemkab Banyuasin akan terus mendorong percepatan program lisdes ini agar warga di kawasan yang sulit dijangkau segera merasakan kemerdekaan energi.

Advertisement

​Tak lupa, beliau juga menyampaikan apresiasi kepada PLN UP2K atas progres nyata di lapangan. Kabar baik datang untuk warga Desa Bintang Campak, Kecamatan Banyuasin III, di mana proyek kelistrikan kini telah memasuki tahap pengecakan akhir dan siap beroperasi bulan ini jika dinyatakan aman dari hambatan pohon.

​“Adanya pembangunan PLTS ini diharapkan ekonomi dan produktivitas dapat meningkat serta mendorong kesejahteraan masyarakat di Desa Kuala Sugihan dan sekitarnya. Aliran listrik ini sangat diharapkan dan ditunggu oleh masyarakat untuk keberlangsungan hidup; pastinya mereka sangat antusias sekali mendengar kabar akan adanya listrik masuk ke desa mereka,” tutur Netta Indian dengan penuh semangat.

​Sementara itu, Manager UP2K Sumsel, Ahmad Nurhadianto, memaparkan rencana besar di balik kunjungan tersebut. Pihaknya berencana membangun PLTS komunal di Desa Kuala Sugihan dan menjadwalkan survei lokasi pada minggu depan. Untuk merealisasikan proyek ramah lingkungan ini, PLN membutuhkan dukungan hibah lahan seluas sekitar 1-2 hektar. Kehadiran PLTS ini bertujuan mulia, yakni menyediakan akses energi yang andal, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat pelosok.

​“Melalui rapat koordinasi ini menjadi wadah untuk menyatukan langkah antarinstansi sebelum pembangunan dilaksanakan. Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat memahami rencana teknis sehingga jika ada potensi kendala di lapangan bisa diantisipasi sejak awal,” ujarnya.

​Pertemuan penting ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Manager ULP Pangkalan Balai Gema Sabarani, Team Leader Perencanaan UP2K Sumsel Wawan Eka Putra, Konstruksi Isdes Pangkalan Balai Ditya Nartaya, Team Leader Teknik Pangkalan Balai M. Ghalib Samir, Kepala Dinas Perhubungan Ir. Zakirin, SP.,MM, Plt. Sekdin Diskominfo Gusti, S.Kom, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Meri Hasan, SE.,M.Si, serta Camat Muara Sugihan Weli Adriansyah, S.IP.,M.Si.

Bagaimana Menurut Anda?