Ade Sukma Pemuda Muara Enim, Wakili Sumbagsel Magang di Jepang

11.888 dibaca
Ade Sukma Pemuda Muara Enim, Wakili Sumbagsel Magang di Jepang
Ade Sukma Setiarasa, SP

MUARA ENIM, Buanaindonesia.com –
Pemuda tani terbaik Kabupaten Muara Enim Ade Sukma Setiarasa, SP berhasil mengukir prestasi gemilang. Dirinya terpilih sebagai salah satu peserta magang di Jepang (JAEC Tokyo), selama satu tahun untuk memperdalam ilmu pertanian di negeri Sakura tersebut.

Ade Sukma bukan hanya mewakili Kabupaten Muara Enim dan Provinsi Sumatera Selatan. Namun, dirinya juga mewakili wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang meliputi Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi dan Lampung. Dimana, sebelumnya telah mengikuti seleksi menjadi Ketua Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) AFAN, yang sudah bergerak dari tahun 2010.

Advertisement

Menurut pemuda yang lahir 5 Oktober 1991 silam ini, kesempatan yang ia dapatkan ini merupakan kesempatan emas yang tidak akan disia-siakan untuk menimba ilmu pertanian di negara maju tersebut.

“Kesempatan tidak akan datang dua kali. Sebagai salah satu pemuda di Kabupaten Muara Enim, Sumsel saya sangat senang dan bangga bisa magang di Jepang untuk menambah wawasan di negara yang terkenal dengan kemajuan teknologinya tersebut,” kata Ade yang merupakan alumnus 2014 Universitas Baturaja (Unbara), Fakultas pertanian jurusan agrobisnis ini.

Warga Desa Lebak Budi Kecamatan Tanjung Agung itu, mengaku mengenal dan menekuni sektor pertanian sejak kecil, karena memang berasal dari keluarga yang secara kebetulan, ayahnya sehari-hari memang bergelut di bidang pertanian dan perikanan sebagai penyuluh di Unit Pelaksana Teknis Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (UPT BP3K) Pandan Enim, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim.

Di akhir perbincangannya,  Buah hati dari pasangan Maman Suherman dan Hirmalah Dewi ini sembari mengajak kepada para pemuda dan petani untuk dapat mencontoh petani Jepang yang bangga akan profesinya. Mereka tampil gagah dan rapi meskipun bekerja sebagai petani, dan itu harus ditiru oleh petani Indonesia agar pekerjaan ini disukai oleh para pemuda.

Kepergian Ade Sukma yang direncanakan selama satu tahun ini mendapat suport dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim, dalam hal ini Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar, Wakil Bupati H Nurul Aman SH dan Sekda Muara Enim Ir H Hasanuddin MSI, ketika menjelang sebelum keberangkatan.

“Ini membuktikan, bahwa sektor pertanian juga menjadi hal yang menjanjikan, bila ditekuni dan terus dikembangkan,” kata Bupati.

Bupati juga berpesan agar Ade Sukma dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, Menjaga nama baik daerah, serta selalu menjaga kesehatan selama di Jepang, karena selain iklim dan cuaca yang berbeda, tingkat disiplin kerja di Jepang sangatlah tinggi di banding di Indonesia.

Sementara itu, Maman Suherman SP (55), orang tua dari Ade Sukma Setiarasa saat di jumpai di kediamannya di Desa Lebak Budi, Kecamatan Tanjung Agung, Kamis (26/05/2016) mengatakan, sangat bangga dan terharu karena putranya terpilih menjadi salah satu petani muda yang diterima untuk magang di Jepang.

“Saya berharap keberangkatan Ade Sukma ke Jepang akan membuat para pemuda mencintai pertanian dan berharap nantinya Ade Sukma menjadi regenerasi penyuluh pertanian yang berprestasi di kabupaten Muara Enim,” harapnya.

Bagaimana Menurut Anda?