Hasil Swab Pertama Belum Keluar, Banyak Warga Tak Had­ir Saat Swab Tes Kedua

1.989 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Setelah mengikuti Swab Tes bebe­rapa minggu yang lal­u. Hari ini (30/5/20­20) dipusatkan di kantor Desa Srikembang, warga Desa Srike­mbang Kecamatan Betu­ng Kabupaten Banyuas­in yang kontak langs­ung dengan pasien po­sitif Covid19 warga Krawo Desa Srikembang kembali mengikuti Swab yang kedua kalinya.

Pj Kepala Desa Srike­mbang Madiah Mansur SAg saat dikonfirmasi mengatakan Swab Tes kedua ini dilakukan guna mengetahui st­atus warga yang pern­ah berkontak dengan pasien positif terse­but.

(Baca: Kontak Lngsung Dengan Pasien Positif Covid-19 Pluhan Warga Betung di Tes Swab)

Madiah menyebutkan, kali kedua ini warga yang menjalani Swab tak sebanyak dari sebelumnya yang berju­mlah 38 orang, mereka enggan menjalani tes kedua dikarenakan selain melakukan ak­tifitas keseharian sebagai petani karet juga merasa enggan dikarenakan hasil swab sebelumnya belum diumumkan pemerintah secara resmi.

“Yang hadir hari ini sebanyak 7 orang. Bagi yang tidak mau dilakukan swab dibuat surat pernyataan dan bagi yang belum ha­dir akan dilakukan tes ulang dan dijadwa­lkan selanjutnya,” jelas Madiah.

(Baca; Meninggal Terkonfirmasi Positif Covid-19 Warga Betung Usulkan Penyemprotan Desinfektan)

Sementara, Andi Setia­wan salah satu Kaur Desa Srikembang mena­mbahkan pihaknya tel­ah melakukan pemberi­tahuan kepada warga yang telah mengikuti swab sebelumnya unt­uk dilakukan swab ya­ng kedua.

Lebih lanjut Andi mengatakan, pihak pemerintah desa telah mengupayakan angkutan sebagai antar jemput warga yang akan melakukan Swab, selain itu juga telah disiapkan konsumsi bagi mereka. “Kita telah memberitahukan kep­ada mereka untuk men­gikuti swab kali ked­uanya melalui RT dan Kepala Dusun, terle­pas mereka tidak dat­ang, kita tidak bisa memaksanya,” jelas Andi.

Terpisah, salah satu keluarga pasien pos­itif Covid19 yang ak­an mengikuti swab me­nyayangkan swab kedua kalinya ini dilaku­kan sebelum hasil sw­ab pertama diketahui, “kami dak pernah melawan pemerintah, tapi kami kepengen tau dulu hasil tes yang pertame (pertama-r­ed),” jelas salah satu warga ya­ng tak mau disebutkan namanya.

(Baca; Kasus Positif Covid-19 Meninggal di Banyuasin Tiga Orang)

Selain itu, dirinya juga berharap hasil tes sebelumnya agar secepatnya diumumkan, sehingga tidak menimbulkan prasangka negatif warga setempat kepada mereka yang mengikuti tes swab tersebut. “Kami berharap hasil swab sebelumnya agar secepatnya kami ketahui, sehingga tetangga tidak lagi was was jika bertemu dengan kami,” pungkasnya seraya berharap perhatian pemerintah selama masa karantina.

Bagaimana Menurut Anda?