BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Setelah mengikuti Swab Tes beberapa minggu yang lalu. Hari ini (30/5/2020) dipusatkan di kantor Desa Srikembang, warga Desa Srikembang Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin yang kontak langsung dengan pasien positif Covid19 warga Krawo Desa Srikembang kembali mengikuti Swab yang kedua kalinya.
Pj Kepala Desa Srikembang Madiah Mansur SAg saat dikonfirmasi mengatakan Swab Tes kedua ini dilakukan guna mengetahui status warga yang pernah berkontak dengan pasien positif tersebut.
(Baca: Kontak Lngsung Dengan Pasien Positif Covid-19 Pluhan Warga Betung di Tes Swab)
Madiah menyebutkan, kali kedua ini warga yang menjalani Swab tak sebanyak dari sebelumnya yang berjumlah 38 orang, mereka enggan menjalani tes kedua dikarenakan selain melakukan aktifitas keseharian sebagai petani karet juga merasa enggan dikarenakan hasil swab sebelumnya belum diumumkan pemerintah secara resmi.
“Yang hadir hari ini sebanyak 7 orang. Bagi yang tidak mau dilakukan swab dibuat surat pernyataan dan bagi yang belum hadir akan dilakukan tes ulang dan dijadwalkan selanjutnya,” jelas Madiah.
(Baca; Meninggal Terkonfirmasi Positif Covid-19 Warga Betung Usulkan Penyemprotan Desinfektan)
Sementara, Andi Setiawan salah satu Kaur Desa Srikembang menambahkan pihaknya telah melakukan pemberitahuan kepada warga yang telah mengikuti swab sebelumnya untuk dilakukan swab yang kedua.
Lebih lanjut Andi mengatakan, pihak pemerintah desa telah mengupayakan angkutan sebagai antar jemput warga yang akan melakukan Swab, selain itu juga telah disiapkan konsumsi bagi mereka. “Kita telah memberitahukan kepada mereka untuk mengikuti swab kali keduanya melalui RT dan Kepala Dusun, terlepas mereka tidak datang, kita tidak bisa memaksanya,” jelas Andi.
Terpisah, salah satu keluarga pasien positif Covid19 yang akan mengikuti swab menyayangkan swab kedua kalinya ini dilakukan sebelum hasil swab pertama diketahui, “kami dak pernah melawan pemerintah, tapi kami kepengen tau dulu hasil tes yang pertame (pertama-red),” jelas salah satu warga yang tak mau disebutkan namanya.
(Baca; Kasus Positif Covid-19 Meninggal di Banyuasin Tiga Orang)
Selain itu, dirinya juga berharap hasil tes sebelumnya agar secepatnya diumumkan, sehingga tidak menimbulkan prasangka negatif warga setempat kepada mereka yang mengikuti tes swab tersebut. “Kami berharap hasil swab sebelumnya agar secepatnya kami ketahui, sehingga tetangga tidak lagi was was jika bertemu dengan kami,” pungkasnya seraya berharap perhatian pemerintah selama masa karantina.










