BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN — Kebutuhan air bersih adalah urat nadi kehidupan masyarakat yang tak bisa ditawar. Menyadari betul hal tersebut, Bupati Banyuasin Askolani turun langsung meninjau keandalan Pengolahan Air (IPA) milik PDAM Tirta Betuah Unit Merah Mata di Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I. Di tengah agenda kerjanya pada Rabu (18/8/2026), Askolani memastikan fasilitas vital ini tetap beroperasi secara prima demi mengaliri rumah-rumah warga.
Direktur PDAM Tirta Betuah, Hendra Gunawan, S.T., menjelaskan bahwa IPA Merah Mata saat ini memiliki kapasitas produksi sebesar 60 liter per detik. Pasokan tersebut tidak hanya cukup untuk menopang kebutuhan warga Merah Mata, tetapi juga turut menyokong dan mensubsidi ketersediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah Kenten Laut yang saat ini melayani sekitar 5.000 pelanggan.
Namun, di balik kerja keras mengalirkan air tersebut, ada tantangan fisik yang harus dihadapi di lapangan. Jaringan transmisi utama sepanjang 12,5 kilometer yang mengandalkan pipa berdiameter 10 hingga 12,5 inci sebagian besar terpasang di atas permukaan tanah. Usia jaringan pipa yang sudah menua membuat pipa sering mengalami keretakan dan kebocoran, sehingga membutuhkan perawatan serta pengawasan secara terus-menerus.
Kunjungan Bupati Askolani ini menjadi angin segar untuk memastikan peremajaan dan perbaikan infrastruktur berjalan tepat sasaran. Bagi Pemkab Banyuasin, penyediaan air bersih dan kualitas lingkungan adalah pelayanan dasar yang wajib diberikan kepada rakyat. Guna mempercepat peningkatan layanan, pemerintah daerah juga menjajaki kerja sama investasi strategis bersama PT Mustika Jimbaran Indah untuk memperluas jangkauan dan memperkuat daya pasok air bersih hingga ke pelosok Kenten.










