Diguyur Hujan, Jalan Pandan Banyuasin Kian Memprihatinkan

17.548 dibaca

BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN – Sungguh ironis, kondisi jalan Dusun IV Pandan, Desa Lubuk Lancang,  Kecamatan Suak tapeh, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Jalan selalu dilewati oleh masyarakat, Termasuk para pekerja perusahaan dan para pelajar menuju sekolah. Serta, akses menuju Ibu Kota Kabupaten, mengalami kerusakan parah.

Kerusakan jalan berada di tengah pemukiman warga Dusun IV Pandan, yang diketahui sudah lama belum mendapatkan perbaikan, warga berharap baik kepada Pemerintah Desa, DPRD maupun Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk dapat mengaloksikan anggaran ke Dusun IV tersebut, mengingat jalan tersebut merupakan jalan satu-satunya bagi warga.

Advertisement

“Sebelumnya Alhamdulilah kepada bapak Ilham hadi dan Pak kades yang sudah membangun jalan yang sebelumnya mengalami banjir, namun sayang jalan tersebut berada didepan, sedangkan jalan didalam pemukiman warga seperti ini kondisinya rusak parah dan belum mendapatkan perbaikan”Ucap salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya. Kepada, BUANAINSUMSEL.COM, Rabu. (01/02/ 17).

Dirinya menambahkan, akibat jalan tersebut rusak parah, masyarakat sering mengalami kesulitan untuk beraktivitas.

“Sering mobil terparter melewati jalan ini, tadi pagi saja ada mobil pembawa anak sekolah terpaksa balik kanan, karena tidak bisa lewat”ujarnya.

Senada dikatakan Nur (45) Warga Pandan, dirinya mengaku sulit untuk menuju Kota Pangkalan balai saat Jalan selesai diguyur hujan.

“Kalau selesai diguyur hujan, jalan kami ini sudah tidak berbentuk lagi, air hujan menggenangi jalanan, jadi kalau berkendara sering suami saya masuk lobang ban motornya, sebab lobangnya tidak terlihat tertutup oleh air”ucapnya.

Dirinya berharap, baik Kepala Desa, maupun Anggota DPRD dapat memperbaiki Jalan yang berada di tengah pemukiman warga seperti ini dapat segera diperbaiki.

“Harapan kami supaya jalan di cor, dan coran yang sudah dilakukan agar dilanjutkan sampai ke dalam pemukiman kami ini,  sehingga jalan  tidak lagi licin, kasian anak-anak kami mau berangkat sekolah   seragam mereka jadi kotor, pernah ada yang motor mereka terjatuh,”ujarnya.

Ditambahkannya, selain pengguna jalan tersebut anak-anak sekolah, pengguna jalan tersebut dilalui oleh warga yang selalu membawa hasil karet.

“Mayoritas yang melewati jalan ini petani karet kalau membawa karet pakai motor, enak sekali  kalau jalannya di cor, karena jalan ini sudah ramai dilewati warga, baik yang mau ke Dusun pandan maupun ke Desa Bengkuang”tukasnya.

Editor : Cepi

Bagaimana Menurut Anda?