BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuasin. Melakukan rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi. Dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin. H. Askolani SH. MH, didampingi Ketua DPRD Banyuasin, H. Agus salam, SH. Wakil Ketua II. Heryadi Sip, Wakil Ketua III, Ust. H. M. Solih, Spdi. Jum’at (18/11/16).
Rapat paripurna dihadiri Pelaksana Harian Bupati Banyuasin, Ir. SA. Supriyono MM. Forum SKPD di Lingkup Pemerintahan Kabupaten Banyuasi, Ketua Forum Camat Banyuasin, Polres Banyuasin, Anggota DPRD Banyuasin, serta para tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dalam pemandangan umum yang dibacakan Sukardi AP mengharapkan pada pemerintah untuk menyiapkan kebutuhan dalam pelaksanaan pemilihan kepala Desa tahun 2017 mendatang.
Selain itu pemerintah juga disarankan menggagas pembentukan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) yang bergerak dalam bidang pertanian dan nelayan. Agar masyarakat Banyuasin tidak terbelit dengan cukong-cukong besar. Sehingga masyarakat Banyuasin bisa sejahtera.
“Kami berharap, sekiranya gagasan dan masukan yang kami sampaikan menjadi acuan dan dapat direalisasikan demi mendukung nawacita Presiden Jokowidodo”Ujarnya.
Sementara itu, Fraksi Demokrat dan PPP, dibacakan oleh H. Drs. Syaharuddin, MM, meminta kepada Pemerintah Banyuasin untuk dapat memberdayakan kembali Pembantu Pencatat Nikah (P2N).
“Saya sebagai wakil rakyat Kabupaten Banyuasin, sangat sedih terhadap nasib para P2N di Banyuasin ini yang masa kerjanya sebagian sudah di stop, saya berharap agar mereka diberdayakan kembali, sebab peran penting mereka di masyarakat sangat vital, seperti mencatat pernikahan, mengurus orang meninggal, memberikan pengajian, dan lain sebagainya”ucapnya.
Selain meminta kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk memperhatikan P2N, dirinya juga meminta agar nasib para guru honorer di Banyuasin diperhatikan.
“Saya juga meminta agar nasib para guru honorer di Banyuasin dapat diperhatikan, baik gaji maupun jabatannya, kalau mereka honor saya minta agar mereka bisa diangkat menjadi guru tetap”tukasnya.










