BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA – Hari ini adalah hari pertama siswa Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masuk sekolah, Senin (16/07/2018).
Hari ini juga sebagai penanda dimulainya tahun ajaran baru 2018/2019 sesuai kalender pendidikan. Meski lebaran Idul Fitri 1439 H sudah berlalu, hari pertama masuk juga diikuti dengan acara sungkem atau saling bersalaman antara guru dengan murid.
Pantauan Wartawan BUANAINDONESIA, seperti yang dilakukan di SMP Negeri 1, SMP Negeri 3 dan SMA Negeri 1 Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), siswa baru yang masuk langsung disambut oleh kakak kelas di pintu gerbang sekolah. Mereka saling bersalaman, kemudian juga bersalaman dengan para guru. Setelah itu masuk ke ruang kelas masing-masing.
Hari pertama ini siswa baru dan kakak kelas langsung menuju tempat upacara. Mereka akan melakukan upacara bendera pertama kali di sekolah pada tahun ajaran baru 2018/2019 ini.
Setelah hari pertama siswa masuk hingga beberapa hari ke depan sekolah terutama SMP, SMA dan SMK akan melakukan pekan atau masa orientasi sekolah (MOS) atau Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS). Kegiatan PLS harus bersifat mendidik/edukatif dan bebas dari perplonconan serta kekerasan.
PLS harus sesuai dengan Permendikbud No 19 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) dan Siswa Baru dalam mengadakan acara Saling pengenalan di lingkungan sekolah. PLS harus diinisiasi oleh para guru dan kepala sekolah. Artinya para senior tidak bisa menginisasi pelaksanaan PLS untuk siswa baru.
Deri Sanjaya, orang tua wali murid SMA Negeri 1 siswa baru Mutia Andini Kls X IPA kepada para guru dan kepala sekolah agar tidak kembali ke MOS sebelum tahun 2016, yang banyak penyimpangan. “Kami minta PLS benar-benar dikemas secara edukatif tidak lagi perploncoan. Orangtua juga harus bisa melakukan pengawasan dalam pelaksanaan PLS,” harapnya.








