BUANAINSUMSEL.COM, PALEMBANG – Himpunan Seni Silat Indonesia (Himssi) Sumatera Selatan lakukan Rapat evaluasi susunan dan kedudukan dewan pendiri. dilaksanakan di Grand Kemala jalan Bambang Utoyo Komplek Pakri, Selasa (19/12).
Rapat itu didasarkan atas kesepakatan dari 12 orang anggota, menyusul dua orang telah meninggal dunia yakni guru besar Tubagus Nasuha dan Pendekar Muda Asmudin, satu orang lainya mengundurkan diri atas nama Mansyur, satu orang lagi bernama Mensatria non aktif tanpa keterangan sementara Akip dan Helmy tidak mengindahkan anggaran dasar Himssi yang di akta notariskan.
Ketua Dewan Pendiri Lukman Hambali mengatakan untuk ke 7 orang yang terdiri dari Lukman Hambali, A Kadir Rahman, Asep Waluyo, Purwadi TR, Abdul Manan, Fauzi Hamid sepakat menyatakan Akip,Helmy dan Mansyur tidak lagi sebagai dewan pendiri Himssi dan tidak berhak menggunakan atribut-atribut Himssi.
“Kita berharap untuk ketiga orang tersebut dapat mengembalikan inventaris ke organisasi,”katanya.
Kita berharap dengan dewan pendiri yang ada dapat kompak dan tertib administrasi, tertib organisasi dan tertib hukum sambung Lukman.
“Kita berharap seluruh anggota Himssi di Kabupaten Kota se Indonesia dapat registrasi ulang dengan kepengurusan yang legal,”tungkasnya.










