BANYUASIN, BuanaIndonesia.com – Awak Media yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Banyuasin (Ijaba) mensinyalir telah terjadi manipulasi jumlah media di bagian humas dan protokol Setda Pemkab Banyuasin. Dugaan itu bisa dilihat dari laporan keterangan pertanggungjawaban keuangan Bupati Banyuasin tahun 2015, dimana realisasinya terdapat 60 media. Lantas 60 media ini,media mana saja? . Dari data yang dimiliki PWI Banyuasin, jumlah media tidak sebanyak itu khususnya yang menjalin kerjasama dalam publikasi.
“Kita mensinyalir ada manipulasi data media di bagian humas dan protokol Pemkab Banyuasin, “kata ketua Ijaba Nachung Tajudin kepada buanaindonesia.com, Senin , 19 September 2016.
Ditambahkannya, kalau dihitung, jumlah media yang bekerjasama dengan bagian humas dan protokol setda Pemkab Banyuasin tersebut tidak sebanyak itu.
“Kalau sekitar 30 media mungkin masih bisa diterima,tapi kalau sudah 60 media ini menjadi pertanyaan kita, “katanya.
Masih kata Dirinya, Nachung sudah meminta penjelasan pejabat humas dan protokol terkait keberadaan 60 media ini.
” Kita sempat tanya melalui PPID Banyuasin yang ada di Dishubkominfo Banyuasin, media mana saja yang jumlahnya 60 tersebut, tapi tidak pernah dijawab secara konkrit dan bagian Humas dan Protokol hanya menjawab jumlah anggaran dan realisasi, disini kelihatan ada yang ditutupi,” katanya.
Sementara itu, Bagian Humas dan Protokol Pemkab Banyuasin melalui surat Nomor :0452/216/IX/2016 tertanggal 11 Mei 2016 yang ditujukan kepada Ketua PPID Kabupaten Banyuasin, dimana surat ditandatangani Kasubbag Pemberitaan dan Dokumentasi Andi Wijaya SH Msi, hanya memberikan informasi terkait APBD bagian Humas dan Protokol tahun anggaran 2015 dengan pagu sebesar Rp 7,313.000.000. Realisasi anggaran sebesar Rp 7.184.915.021 dan sisa pagu Rp 128.084.979 dengan pencapaian persentase realisasi penyerapan anggaran sebesar 98,2 persen. Sedangkan terkait data 60 media sama sekali tidak dijawab.








