
BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA – Kemacetan panjang terjadi di ruas Jalan Palembang -jambi tepatnya di jembatan Rimbo Rakit Desa Sukamaju Kecamatan Babat supat Kabupaten Muba, sejak jam 16.00 wib hingga jam 21.30 wib Rabu (21/02 /18) malam.
Kemacetan itu dipengaruhi oleh kendaraan Roda empat Fuso Hino 500 B 9445 WX kandas terperosok ke lubang lalu patah as roda belakang, didekat sambungan jembatan Rimbo Rakit tersebut.
Informasi diperoleh dari warga setempat, kondisi bagian sambungan jembatan Rimbo Rakit yang berlubang itu sudah berlangsung cukup lama namun belum ditangani oleh instansi terkait .
“Saya berangkat dari jambi Rabu siang ,ternyata di jembatan Rimbo Rakit macet. kendaraan antrean hingga 8 Km, dan dari arah Jambi menuju ke arah Palembang juga panjang. Ini benar-benar keterlaluan pemerintah seperti tak punya hati,” ujar Rahmat seorang pengguna jalan yang curhat kepada Awak Media tadi malam .
Kapol Pos Laka Sukamaju Brigadir Z Samosir saat dikofermasi Rabu Malam (21/02/18) membenarkan adanya kemacetan panjang yang disebabkan adanya kendaraan yang patah as karna terperosok di lobang.
Dikatakan Samosir kemacetan diperparah oleh banyaknya kendaraan dari dua arah yang tidak mau mengalah. Sehingga Anggota Kepolisian Lalulintas yang ikut disiagakan di lokasi tersebut, sempat kewalahan yang akhirnya memilih pola buka tutup.
Samosir menyebutkan, lubang tempat terperoksiknya mobilm memang cup mengganggu para pengguna jalan dari dua arah, sebab cukup besar. Sekitar panjang 6 meter dengan lebar 40 centimeter.
“Kemacetan lumayan parah terjadi dari jam 16.00 wib sampai Jam 21.30 wib kurang lebih sampai 8 Kilo meter Hari ini, (kemarin-red) sudah mulai teratasi. Hal itu pun, karena kami berinisiatif menutup sendiri bagian lubangnya dengan kayu Gelam dan Plate Besi dengan bantuan warga setempat, sebagai antisipasi sementara”. Tandas Samosir sembari menambahkan, bahwa pihaknya berharap persoalan lubang di bagian sambungan jembatan itu segera ditangani oleh instansi terkait. Sehingga, kenyamanan pengguna jalan tidak lagi terganggu.







