Ketua KPU Banyuasin; Suara Terbanyak Belum Tentu Dilantik, Ini Penyebabnya

27.951 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Caleg Kabupaten Banyuasin nampaknya harus menahan euforia kemenangan mereka saat Pemilu 2019 ini, pasalnya. Perolehan suara terbanyak bukan jaminan untuk duduk sebagai anggota DPRD Banyuasin, hal tersebut dikatakan oleh Ketua KPU Banyuasin. Agus supriyanto. Saat dibincangi seusai penghitungan suara DPD RI,

“Setelah penghitungan suara di KPU ini, Para Caleg walaupun meraih suara terbanyak belum tentu dilantik sebagai anggota DPRD Banyuasin, dan yang menentukan duduk dengan tidaknya mereka itu KPU RI bukan kita KPU Kabupaten, kita tidak bisa menetapkan caleg terpilih, namun kewenangan kita hanya sebatas menetapkan perolehan suara, “ucap, Ketua KPU Banyuasin, Agus supriyanto. Senin. 6/05/19.

Advertisement

Dikatakannya lagi, Caleg DPRD yang kemarin bertarung di Pemilu 2019 tahun ini bisa terganjal dilantik bila tidak bisa melaporkan dana kampanye.

“Syarat mereka bisa duduk juga bukan suara terbanyak yang mereka peroleh, namun karena pelaporan dana kampanye mereka, beres gak laporan dana kampanye mereka sesuai dengan UU PKPU No 7 tahun, kalau belom beres bisa di diskualifikasi dan yang menentukan itu akuntan publik, bukan KPU Banyuasin.

Ditambahkannya, pengumuman pelaporan dana kampanye Caleg dan Parpol saat ini masih dalam proses. “Nanti akan kita umumkan sebelum penetapan, itu tahapannya setelah pemilihan, dan penghitungan suara ini”. Singkatnya.

Sementara, Kapolres Banyuasin. AKBP Yuddhi sukma pinem, S. Ik. MH, ketika ditanya terkait pengamanan setelah Pemilihan Umum di Kabupaten Banyuasin pihaknya terus menyiapkan pasukan di KPU Banyuasin dan Bawaslu Banyuasin. “Kita tetap menempatkan personil untuk melakukan pengamanan, di KPU Banyuasin dan Bawaslu Banyuasin, “ucapnya.

Ditegaskanya, untuk mengantisipasi kerusuhan yang akan terjadi pihaknya terus bersiaga di KPU dan Bawaslu Banyuasin.

“Pasukan kita turunkan 150 orang, SOP nya kita mengamankan proses sidang Pleno, meskipun akan ada pihak yang ingin melakukan aksi kita siap mengamankan, sebab tugas kita mengamankan KPU dan Bawaslu, dan juga kita minta bantuan dari rekan-rekan media gitu loh, dengan menghadirkan informasi yang mengedukasi masyarakat, pesan kami dari Polri setelah 17 April ini, pilihan boleh beda namun kita jangan sampai terpecah belah, NKRI Harga mati, Indonesia rumah kita”tukasnya.

Bagaimana Menurut Anda?