Kronologis Penyebab Keributan Di Gedung Paripurna DPRD Banyuasin

14.467 dibaca
Novrizal Teguh Ketua Fraksi PKB Banyuasin
Novrizal Teguh Ketua Fraksi PKB Banyuasin

BUANAINDONESIA.CO.ID,BANYUASIN – Kericuhan yang terjadi saat  rapat paripurna DPRD Banyuasin nampaknya masih menyisakan bekas. Pada masing-masing Anggota Dewan yang bersiteru. 

Politisi senior DPRD Banyuasin Sekaligus ketua Fraksi PKB, Nopizar teguh. Menerangkan bahwa keributan tersebut terjadi berawal dari salah seorang anggota DPRD Banyuasin berinisial N dari Partai Golakr ketika berlangsung Rapat Paripurna DPRD Banyuasin terus menyinggung partainya (PKB red) karena  berharap pengurus partai Golkar kiranya memberikan sangsi agar kejadian yang memalukan tersebut tidak lagi terulang.

“Awalnya ada 7 nama yang direkomendasikan, namun karena yang diterima hanya 5 nama dan akhirnya nama dia tidak terpilih dan dia ngoceh-ngoceh mengatakan bahwa partai kami tidak mendukung dia, akhirnya munculah emosi dari rekan kita hingga terjadi keributan,”Ucap, Nopizar teguh. Anggota DPRD Banyuasin, Fraksi PKB tersebut saat dibincangi melalui saluran telepon, Rabu. 16/10/19.

Nopri sapaan akrab pria yang dikenal dekat dengan masyarakat ini, menegaskan bahwa pemilihan Anggota dan Ketua BK DPRD Banyuasin melalui Votting tertutup, yang sesuai dengan aturan.

“Si N ini mendapat suara 15 suara dari 44 Anggota DPRD Banyuasin pemilih, N berharap dirinya bisa melenggang bebas menjadi anggota BK DPRD Banyuasin dengan adanya empat pimpinan tersebut, namun bagi kita dinegara Demokrasi ini itu tidaklah menjadi acuan mutlak sebab keempat pimpinan tersebut berasal dari partai yang berbeda seperti Gerindra, PKB, dan PDIP, Emi sebagai Kader PKB saya rasa sudah tepat karena rasa cinta terhadap partainya sebab yang bersangkutan sudah terus menyinggung kita sebelum terjadi keributan bahwa kekalahan dia berasal dari PKB katanya PKB tidak mendukung dia, dan marah-marah sama PKB, sedangkan hak suara bukan hanya PKB saja, ada Gerindra, Ada PDIP, bisa saja dia mendukung kader yang mereka setujui sebab Badan Kehormatan ini yang dilihat orangnya,” Ujarnya

Dan kami berharap oknum N yang telah salah paham kepada kita agar kiranya mendapat sangsi dari pimpinan mereka.

“Kami tidak mau N menyalahkan kami (PKB -red) sebab Pemilihan BK DPRD Banyuasin dilakukan secara rahasia, kita tidak tahu siapa milih siapa, jangan menyalahkan kita penyebab kekalahannya sebagai anggota BK DPRD Banyuasin, dan kejadian tersebut berada di ruang rapat Paripurna DPRD Banyuasin yang dilihat oleh semua orang,” tegasnya.

Bagaimana Menurut Anda?