OGAN ILIR, Buanaindonesia.com- Suwarno (32) pemilik rumah makan es tape ketan hitam Ogan Ilir (OI), warga Gelumbang Prabumulih dan Patrik (45) tukang parkir rumah itu tewas mengenaskan, dengan bersimbah darah. Disekujur tubuh dipenuhi luka bacokan. Senin (20/04/15)
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa itu bermula saat pelaku Mendatangi rumah maka korban, untuk menemui, dengan membawa sebilah padang.
Namun niat pelaku dihalangi oleh Pertrik tukang parkir di rumah makan itu. Kesal dihalangi korban Patrik, Tersangka Hendra langsung membacok kepala korban Patrik, dan menghujatnya dengan beberapa kali tusukan akibat hujatan senjata tajam, korban Patrik tewas ditempat dengan kondisi luka bacok di kepala, di bahu kanan, 2 luka tusuk di punggung kanan, tusukan dipinggang, di bawah ketiak kiri dan 2 luka di kaki kanan.
Usai menghabisi korban Patrik, tersangka masuk kedalam rumah suwarno untuk mencari korban Suwarno di dalam rumah, saat didapatinya, korban Suwarno tersangka langsung membacok kepala korban sebanyak tiga kali dan menusuk perut korban sebanyak tiga kali dan satu tusukan di dada.
“Korban Suwarno tewas dengan tujuh luka bacok, dan korban Patrik delapan luka bacok, beruntung anak korban Suwarno berhasil diselamatkan pelayan,” ucap Kapolres Ogan Ilir AKBP Asep Drajat Sudrajat melalui Kasat reskrim Dhafid Shiddiq SH, Selasa (21/4). (Yhm)







