Rumah Toke Karet Dirampok, Rp300 Juta Melayang

10.701 dibaca

MUARA ENIM, Buanaindonesia.com– Seorang toke karet di Desa Marga Mulia Sugih Waras, Kecamatan Rambang, Darkin (50) menjadi korban perampokan. Rumahnya disatroni perampok bersenjata api rakitan (Senpira), Sabtu (30/5) dinihari sekitar pukul 03.00 WIB. Akibatnya dirinya mengalami kerugian Rp300 juta, uang tersebut rencananya akan digunakan untuk membayar karet kepada petani.

“Kasus perampokan tersebut ada, dan sudah dilaporkan ke Polsek Rambang. Korban sudah dimintai keterangan terkait kejadian tersebut,” tutur Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto Sik melalui Kapolsek Rambang AKP Syamseh, Minggu (31/05/2015).

Advertisement

Kapolsek menceritakan, pada malam kejadian, saat itu korban (Darkin) toke karet di desanya sedang tertidur lelap bersama isterinya Asyah (40) dan anaknya Arka (6). Saat sedang tertidur, Darkin tiba-tiba terbangun karena mendengar suara pintu depan rumahnya didobrak orang  tak dikenal. Mengetahui hal tersebut Darkin berusaha keluar, dan berupaya mengambil senapan angin untuk berjaga-jaga takut terjadi apa-apa.

Namun, belum sempat apa-apa, perampok yang diduga berjumlah enam orang sudah masuk ke dalam rumahnya dan langsung menyergap korban dengan senpi laras panjang dan laras pendek, sembari menembak ke arahnya.

Kawanan perampok tersebut sempat mengancam korban untuk tidak melakukan perlawanan. Karena takut korban tidak bisa berbuat apa-apa, termasuk isteri dan anaknya juga disandera para perampok yang diketahui berbadan tegap  dan menggunakan topeng.

Pelaku sempat menggebuk korban menggunakan martil ke paha korban agar tidak berdaya. Setelah menyendra korban, para pelaku langsung menggeladah seisi rumah toke karet tersebut. Para perampok berhasil mendapatkan uang Rp300 juta yang mereka incar.

Setelah beraksi selama 30 menit dan  mendapatkan uang, para pelaku langsung kabur mengunakan motor vixion yang diparkirkan di depan rumah. Saat kabur, para pelaku diduga tidak lagi menggunakan topeng penutup wajah.

“Setelah menerima laporan korban, tim polsek Rambang sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan ditemukan selonsong peluru jenin FN (organik),” jelas AKP Syamseh. (Siswanto)

Bagaimana Menurut Anda?