Cuaca Ekstrim, Hotspot di Sumsel Capai 137 Titik

10.391 dibaca
Ilustrasi - hotspot di Sumsel. Foto : Internet

PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Tingginya suhu cuaca di Provinsi Sumsel beberapa bulan terakhir menyebabkan munculnya titik panas (hotspot) di wilayah itu. Paling tidak, sepanjang Mei 2015 lalu, tercatat 137 hotspot yang tersebar di beberapa daerah.

Kepala UPTD Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan Sumsel Ahmad Taufik mengungkapkan, bersumber dari data Satelit Aqua/Terra Modis, hotspot mulai terdeteksi sejak akhir April hingga Mei 2015. Namun, hotspot tersebut belum masuk kategori titik api karena kebakaran masih disebabkan pembukaan lahan dengan cara membakar oleh petani.

Advertisement

“Memang, cuaca di Sumsel mulai ekstrim. Untuk Mei kemarin, total hotspot yang muncul ada 137 titik. Terbanyak terjadi pada 31 Mei dengan jumlah 26 titik,” ungkap Taufik, Senin (1/6).

Dijelaskannya, daerah terbanyak hotspot diantaranya Musi Banyuasin dengan jumlah 7 titik, Muara Enim (6 titik), PALI (3), Banyuasin (3), Ogan Komering Ilir (2), dan beberapa kabupaten/kota lain di Sumsel.

“Untuk sementara hotspot belum terdapat di lahan gambut,” ujarnya.

Menurut dia, berdasarkan informasi BMKG, musim kemarau di Provinsi Sumsel akan terjadi pada Juni-September 2015. Dengan begitu akan menyebabkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Ini sudah menjadi fenomena tahunan. Tapi kita usahakan mampu meminimalisir adanya kebakaran,” pungkasnya. (Erwan – Wardoyo)

Bagaimana Menurut Anda?