
MUARA ENIM, Buanaindonesia.com- Pengguna jalan yang ada disekitar Desa Tanjung Jati sampai ke Desa Muara Lawai Kota Muara Enim, mengeluhkan masih banyaknya ternak sapi penduduk yang berkeliaran bebas di jalan, sehingga membuat pengguna jalan di sepajang desa tersebut jadi terganggu.
“Akibat dari peternak sapi yang tidak bertanggung jawab terhadap binatang ternaknya, mengakibatkan pengguna jalan merasa tidak nyaman bahkan kadang tidak aman karena sapi-sapi itu dapat membahayakan. Disamping itu, kotorannya yang berhamburan di jalan juga membuat lingkungan sekitar menjadi kumuh, padahal pemerintah menginginkan Kabupaten Muara Enim yang bersih,” tutur Zulfikar (45) salah seorang pengguna jalan yang sehari harinya selalu melintasi Desa Tanjung Jati, Kamis (27/05/2015).
Dikatakannya, kadang dirinya kesal juga dengan berkeliarannya sapi yang seolah tak ada pemiliknya. Semestinya mereka memperhatikan binatang ternaknya masing masing, karena membahayakan pengguna jalan.
“Semestinya pihak terkait juga dapat memikirkan bagaimana agar ternak sapi ini tidak mengganggu pengguna jalan. Sehingga antara pengguna jalan dengan pemilik ternak sama-sama tidak dirugikan,” tandas Zulfikar. (Siswanto)








