Solidaritas Kemanusiaan untuk Sumatera: Aliansi Ormas Banyuasin Gelar Aksi Penggalangan Dana

5.576 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN– Sejumlah organisasi masyarakat, pemuda, dan mahasiswa di Kabupaten Banyuasin menggelar aksi penggalangan dana di Jalur Palembang–Betung, Kamis (4/12/2025).

Aksi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir besar yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Advertisement

Penggalangan dana kali ini dipusatkan di kawasan Kilometer 14 Talang Kelapa atau tepatnya di sekitar Jembatan Gasing. Para relawan menyuarakan ajakan solidaritas kepada masyarakat yang melintas untuk membantu korban terdampak melalui donasi uang maupun pakaian layak pakai.

Koordinator aksi, M. Deden, didampingi Ketua KNPI Banyuasin Ainul Ichsan, S.IP mengatakan bahwa gerakan ini muncul sebagai bentuk persatuan dan kemanusiaan terhadap sesama saudara sebangsa yang tertimpa musibah. Menurutnya, antusiasme warga Banyuasin menjadi bukti kuatnya ikatan sosial di tengah masyarakat.

“”Kami berharap aksi kecil ini bisa memberi dampak besar bagi korban banjir. Bantuan sangat dibutuhkan, terutama bagi warga yang kini masih berada di pengungsian dan kehilangan tempat tinggal,” ujar Deden.

Ia memastikan seluruh bantuan yang terkumpul akan disalurkan langsung ke titik bencana di Sumatera melalui jaringan relawan yang sudah berkoordinasi di wilayah terdampak. Distribusi akan dilakukan secara tepat sasaran agar bantuan benar-benar diterima masyarakat membutuhkan.

Sementara itu, Trias, perwakilan Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kecamatan Talang Kelapa, menyampaikan apresiasi kepada aliansi dan masyarakat Banyuasin yang telah bergerak cepat. Ia menegaskan bahwa sejumlah wilayah di Sumatera Barat merupakan daerah paling terdampak dan membutuhkan dukungan segera.

“Terima kasih kepada seluruh warga Banyuasin atas kepeduliannya. Donasi ini sangat berarti terutama bagi wilayah yang masih terisolasi,” ungkap Trias.

Ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk menyiapkan langkah konkret sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan dalam membantu pemulihan korban banjir Sumatera.

Aksi kemanusiaan ini rencananya terus berlangsung beberapa hari ke depan di lokasi yang sama. Para relawan pun mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dan menyisihkan sebagian rezeki sebagai wujud empati dan solidaritas terhadap warga yang tengah dilanda musibah.

Bagaimana Menurut Anda?