Sopir Truck Tewas ‘Dihentak’ Exsavator

23.117 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID , MUBA – Ariyanto (40), warga Rt 02/Rw02 Desa Gajah Mati Kecamatan Sungai Keruh. Supir truk Pengangkut Matreal Batu seplit milik PT. Tunas Lestari Tama (TLT) di kawasan Perairan Sungai Dawas, Desa Pinang Banjar Dusun 3 Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). tewas mengenaskan ditempat bekerja, tepatnya di Dermaga Milik Pt.Tunas Lestari. Setelah terhentak oleh body alat berat Exsavator, milik perusahaan tersebut Senin (17/09/2018) siang Sekira Pukul 14.35 Wib.

Informasi yang diperoleh, kejadian berawal saat korban akan Keluar dari pintu tonggkang, sementara alat berat Exsavator sedang bekerja diposisi antara pintu tongkang, korban melintas di sela-sela antara pintu Tonggkang dan alat berat exsavator, pas exsavatar pushing (Memutar) Korbon kesabet body bagian belakang alat berat. korban terlempar kedinding tonggkang. Menyebabkan luka yang cukup parah, dibagian dada tembus sampai ke punggung, betis sebelah kanan, dan ahirnya korban meninggal di tempat kejadian(Tkp).

Advertisement

Peristiwa itu membuat heboh karyawan PT. Tunas Lestari Tama yang tengah melakukan aktifitasnya masing-masing. Sebagian mereka langsung berkumpul dan melihat tubuh korban yang tidak bergerak lagi.

Sementara pihak perusahaan berusaha mengamankan tubuh korban untuk membawanya lebih dulu ke Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu Muba (RSUD) sebagaimana layaknya kasus kecelakaan Kerja guna pertolongan pertama.

Informasi lainnya, aktifitas bongkar Batu seplit milik PT.Tunas Lestari yang bekerja sama dengan Pt. Sayusan Bahari pemilik Tongkang tersebut diduga baru berjalan yang pertama kali bongkar.

Salah satu Karyawan PT.Tunas Lestari Tama yang tidak mau disebutkan di lokasi Dermaga tersebut , membenarkan adanya peristiwa kecelakaan kerja, hingga meninggal. “Memang ada kecelakaan kerja saat itu. Namun itu sedang di usahakan penyelesaiannya dengan pihak keluarga korban”. katanya.

Di tempat terpisah, salah satu Anggota Pol Airut Musi Banyuasin Darmawan dihubungi lewat handphonnya, Selasa (18/09/2018) juga membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, Polisi dalam waktu dekat akan segera memanggilan dan meminta keterangan sejumlah saksi. “Kita baru mengetahui kejadian tersebut setelah adanya korban meninggal dunia. Hal ini akan segera diselidiki dengan memanggil dan memeriksa sejumlah saksi-saksi yang terkait di dalamnya,” ujarnya.

Bagaimana Menurut Anda?