BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Meski perbaikan jalan dalam bentuk tambal sulam simpang Petaling menuju desa Petaling dan desa Teluk Kijing II kecamatan Lais kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sudah dilaksanakan tahun 2017 lalu, namun kondisi jalan tersebut masih banyak yang rusak dan berlubang, bahkan kondisi jalan yang sudah diperbaiki mulai mengalami kerusakan kembali.
Anang salah satu warga desa Petaling mengatakan jalan tersebut merupakan akses jalan utama dan sangat penting bagi beberapa desa seperti desa Petaling, desa Teluk Kijing II, dan desa Teluk Kijing I.
“Jalan ini merupakan akses penghubung beberapa desa menuju kecamatan Lais dan kota kabupaten. Tahun kemarin (2017-red) sudah diperbaiki namun belum selesai semua,” ujarnya, (22/2/18).
Senada dikatakan Edy Safari selaku kepala desa Petaling, perlunya pengawasan yang ketat dalam setiap pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran negara, salah satunya pelaksanaan pembangunan jalan harus diiringi dengan pembangunan bahu jalan sehingga tidak membahayakan pengendara.
Sementara menurut Kepala UPTD PU PR kecamatan Lais Taisir Ricard mengatakan, untuk jalan Simpang Petaling kecamatan Lais yang belum selesai dianggarkan tahun 2018 lebih kurang 6,7 milyar dimulai titik nol dari desa Petaling. “Tahun ini Insya Allah jalan menuju desa Petaling akan dilanjutkan kembali,” jelasnya.
Lebih lanjut Taisir mengatakan selain jalan simpang petaling, pembangunan juga dilanjutkan di beberapa desa dalam kecamatan Lais seperti peningkatan jalan di Tanjung Agung Selatan menuju-Simpang Gardu dengan nilai kurang lebih 6,650 milyar, serta beberapa jalan desa lainnya.








