Usut Tuntas Terbakarnya Sumur Minyak Illegal

680 dibaca

BUANAINDONESIA. CO. ID, MUBA – Pihak Kepolisian kelihatannya serius menanggapi terbakarnya sumur minyak illegal milik warga, hal ini terbukti adanya kunjungan Kapolda Sumsel ke Polres Muba, yang disambut Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK, selasa (10/11/2020). 

“Kita ketahui, ini sudah menjadi Problem kita bersama, kami juga sudah melakukan beberapa proses, kita juga nanti akan membuat maklumat untuk melaksanakan himbauan kepada Pelaksana Ilegal Driling,” Jelas Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM.

Advertisement

Sebelumnya, pihaknya sudah 3 kali melakukan proses terkait Illegal Driling ini, ada kemarin di Muratara dan terakhir kita dapatkan di Muba, “saya perintahkan kepada Kapolres dan Kapolsek untuk melaksanakan Himbauan demi himbauan bersama Forkopimda agar tidak terjadi lagi hal yang sama, ” Imbuhnya.

Masih menurut Kapolda, jika terbukti ada anggota yang ikut bermain di dalam Ilegal Driling, pihaknya akan melakukan proses internal Polda Sumsel. “Kita ada Propam, kita proses mereka di Internal,” tegas Perwira Tinggi Asli Sumsel ini.

Sementara, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK ketika dihubungi melalui telpon genggamnya, Rabu (11/11/2020) mengatakan, sesuai perintah Kapolda bahwa pihaknya akan usut tuntas para pelaku dan akan diproses secara hukum yang berlaku.

Menurutnya, sekarang lokasi sumur sudah di police line dan dipastikan akan ditutup. “peristiwa terbakarnya sumur minyak ilegal ini segera kita proses sesuai hukumyang berlaku,” tegas Kapolres.

Erlin juga mengatakan, sesuai perintah Kapolda mengenai Ilegal Driling yang ada di wilayahnya, pihak Polres akan bekerjasama dengan forkompinda untuk menertibkan sumur minyak ilegal tersebut.

Seperti pemberitaan kemarin, penyulingan minyak ilegal kembali terbakar. Kali ini api berkobar di penyulingan milik Irwan warga Km 5 Desa Bangun Sari Kecamatan Babat Toman.

Kejadian naas itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB hari Saptu ( 07/11/ 2020 tepatnya di Km 8 jalan Sungai Angit Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan namun api pun dapat dipadamkan sekitar pukul 18.30 WIB.

Dari pantauan dilapangan, pada sebelumnya kebakaran juga terjadi tempat penyulingan minyak milik RZ warga Kampung 4 Dayung Desa Pangkalan Bulian Kecamatan Batang Hari Leko, kejadian itu pada Hari Jumat 19 06 2020 sekitar pukul 11 siang sempat melalap rumah warga dan mengorbankan puluhan warga terkena luka bakar dua diantaranya diduga meninggal dunia sementara yang lainnya dirawat di rumah sakit Bayung, Puskesmas dan Rumah sakit Jambi.

Kendati itu sumur bor milik Jahri jumat 25-09-2020 sekitar pukul 23.000 wib di Dusun lima pangkalan Bulian juga terjadi kebakaran hingga mengorbankan beberapa pekerja luka bakar. Kemudian minggu sore 01-11-2020 sekitar pukul 16.00. Wib terjadi juga kebakaran salah satu penyulingan minyak yang tidak jauh dari lokasi itu dan melalap tiga rumah warga di sekitar itu.

Ironisnya, kejadian yang sampai menimbul korban jiwa terindikasi tidak tersebut hukum hal ini dapat dilihat para pekerja dan pemiliknya masih bekerja seperti semula.

Informasi yang berhasil dihimpun, penyebab kebakaran penyulingan milik Irwan itu tiba-tiba ada api yang menyambar drum berisi minyak yang berisi minyak hingga membuat sejumlah pegawai kepanikan saat itu pekeeja ingin melakukan pemindahan minyak masak kedalam tangki tiba-tiba muncul percikan api dan langsung menyambar bahan bakar sejumlah minyak dilokasi itu.

Sala satu warga yang tidak mau namanya disebutkan, mengatakan dirinya terkejut ada asap hitam pekat melambung tinggi, ternyata tempat masak yang terbakar, kami hanya bisa lihat dari jauh karena kami takut terkena terkena sambaran api.

Lebih lanjut sumber itu mengatakan kalau pemiliknya tidak ada di tempat, sepertinya tidak bertanggung jawab untuk melakukan upaya pemadaman api yang sedang berkobar.

Terpisah, Kapolsek Babat Toman AKP Ali Rojikin saat di hubungi melalui pesan singkat Washapnya membenarkan adanya kebakaran tempat penyulingan minyak tersebut, namun pihak nya sudah melakukan olah TKP.

“Kita sudah ke TKP sekaligus melakukan pemasangan police line dan untuk saat ini tidak ada korban jiwa namun kejadian ini juga sudah kami laporkan ke pihak Polres Musi Banyuasin,” pungkasnya.

Bagaimana Menurut Anda?