Waw ! Pemkab Muaraenim Lakukan Terobosan Baru Buat Penderita Gangguan Jiwa

15.095 dibaca
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muara Enim, M Teguh Jaya S Sos, saat dibincangi disela-sela acara Pelatihan Pengembangan Usaha Program Keluarga Harapan Kabupaten Muara Enim Tahun 2017, di Hotel Griya Sintesa Muara Enim, Senin (20/03/2017).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muara Enim, M Teguh Jaya S Sos, saat dibincangi disela-sela acara Pelatihan Pengembangan Usaha Program Keluarga Harapan Kabupaten Muara Enim Tahun 2017, di Hotel Griya Sintesa Muara Enim, Senin (20/03/2017).

BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Pemkab Muara Enim melalui Dinas Sosial Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), melakukan terobosan dalam menyembuhkan warga yang mengalami gangguan jiwa, atau orang gila (orgil). Dengan cara, melakukan pendekatan program Home Care atau Rumah Peduli.

Iklan rumah banyuasin

Advertisement

Saat ini, program tersebut telah menangani atau membina orgil sebanyak 40 orang yang sebelumnya dipasung diwilayah Kabupaten Muara Enim.

“Kita berharap melalui Home Care, orang yang mengalami gangguan jiwa bisa diterima kembali hidup normal ditengah masyarakat, dengan dukungan dari keluarga dan masyarakat setempat,” tutur Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muara Enim, M Teguh Jaya S Sos, saat dibincangi disela-sela acara Pelatihan Pengembangan Usaha Program Keluarga Harapan Kabupaten Muara Enim Tahun 2017, bertempat di Hotel Griya Sintesa Muara Enim, Senin (20/03/2017).

Program ini, terang Teguh, dilakukan secara berkelanjutan. Untuk enam bulan pertama, pihaknya akan melakukan pembinaan, pengobatan dan pendampingan langsung dengan mendatangi rumah warga yang mengalami gangguan jiwa tersebut.

Kemudian, enam bulan berikutnya, pihaknya terus berupaya melakukan pengobatan dan pendampingan sampai dirinya bisa sembuh total dan diterima kembali oleh keluarga dan masyarakat sekitarnya. Serta, pihaknya juga akan melakukan pembinaan agar si penderita bisa hidup mandiri dan memiliki usaha melalui bantuan modal yang digulirkan.

“Saat ini kita telah menjalin kerjasama dengan Bina Laras Provinsi Bengkulu dalam menangani masyarakat penderita gangguan jiwa dimulai dari pengobatan, lalu pembinaan dan pendampingan sampai pemberian modal usaha setelah dirinya sembuh total,” terang Teguh.

Bagaimana Menurut Anda?