BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Kabar baik buat warga Banyuasin yang belum memiliki SIM, sebab, Satuan Lantas (Satlantas) Polres Banyuasin akan Memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bisa memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Bahkan Satlantas akan jemput bola melalui program SIM Masuk Desa (SIM MADE)

Kapolres Banyuasin AKBP. Andri Sudarmadi didampingi Kasatlantas AKP Asep Supriadi melalui Kanitregident IPTU Bambang Wiyono mengatakan, program SIM masuk desa sudah dilaksanakan di beberapa kecamatan
“SIM masuk desa atau Program (SIM MADE). ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam proses pembuat SIM. Kecamatan Sudah, seperti Kecamatan Tanjung lago, mariana, Talang buluh, Tungkal ilir,Desa Mainan di Desa Sungai rengit, gasing, talang keramat. Dalam kegiatan itu petugas dari Satlantas Polres Banyuasin akan melayani maksimal 300 masyarakat, baik itu bagi warga yang mau memperpanjang, maupun membuat baru,” Jelas Bambang Wiyono diruang kerjanya Senin ((20/03/17).
Dikatakannya, dengan adanya Program Simade ini masyarakat dapat dengan mudah membuat sim mengingat jarak Kecamatan di Banyuasin ini terbilang jauh dari Polres Banyuasin.
“Proggram ini sendiri sebagai tindak lanjut untuk penertiban lalu lintas jalan, pertama merujuk kepada Undang – Undang nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, Undang – undang nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan Publik, Peraturan Pemerintah (PP) nomor 50 Tahun 2010 tentang tarif atas PNBP di lingkungan Polri, serta Peraturan Kapolri (Perkap) nomor 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi (SIM),”ujarnya.
Dilanjutkannya, Lurah atau desa dan tokoh mansyarakat yang ingin mengikuti program ini bisa berkoordinasi dengan Satlatas Polres Banyuasin,
Menurutnya, ada sedikit kendala dalam pelaksanaan program tersebut. Yaitu masih minimnya pengetahuan masyarakat. baik uji tertulis maupun praktek. Namun demikian Satlantas Polres Banyuasin tetap optimis program tersebut akan berhasil. bisa menekan angka langka lalulintas dan tertib berlalulintas
“Saat ini perharinya ada 20-30 orang membuat SIM. Termasuk juga yang memperpanjang. Sedangkan kita ketahui dalam perbulannya diperkirakan ada 200 kendaran roda dua dan empat yang dibeli masyarakat, tentu hal ini menjadi tantangan buat kami agar dengan SIM MADE ini paling tidak masyarakat melek hukum sehingga dapat taat berlalulintas dijalan raya dengan kelengkapan yang sudah menjadi keharusan mereka miliki Seperti SIM.” Tandasnya
Sementara itu terpisah Bhabinkantibmas Polsek Pangkalan balai melakukan sambang sapa ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Kabupaten Banyuasin yang berada di Jalan KH. Sulaiman, Kelurahan Kedondong raye, kedatangan anggota polisi tersebut disambut gembira oleh para siswa yang terbilang mempunyai kekurangan baik fisik maupun mental, Bhabinkantibmas Polsek Pangkalan balai, Brigpol Febri Murjianto berharap dengan kedatangan mereka para siswa tersebut terus bersemangat dalam beraktivitas baik belajar maupun bermain
“Bhabinkamtibmas Kelurahan kedondong Raye Kita, hari kamis 16 maret 2017 sekitar pukul 12.00 wib, berkordinasi dan sosialisasi kamtibmas di Sekolah Luar Biasa ( SLB ) Banyuasin, adapun giat tersebut dimaksudkan untuk memberi semangat dan motifasi bagi anak -anak dan masyarakat yang kurang sempurna, sehingga mereka dapat menjalani hidup dengan ceria seperti masyarakat lainya,” Jelas Kapolres Banyuasin, AKBP. Andri sudarmadi, Sik. MH. melalui Kapolsek Pangkalan balai, AKP. M. Bayu A, dikatakan oleh Bhabinkantibmas Polsek Pangkalan balai, Brigpol Febri M, Senin, 20/03/17.
Ditambahkannya, di Sekolah Luar Biasa tersebut pihaknya banyak menemui dan berbaur kepada para siswa yang mempunyai kekurangan berbeda-beda.
Dalam giat tersebut personil Bhabinkamtibmas menyempatkan diri untuk berinteraksi dgn beberapa penyandang disabilitas diantaranya, Tuna Rungu, Grahita, Tuna Netra, Daksa, wicara.










