Warga Limau Pertanyakan Proyek Normalisai

8.544 dilihat

BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Warga Desa Limau Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin mempertanyakan proyek Normalisasi Sungai Batanghari Limau. Pasalnya, saat dilakukan Launching oleh Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian bulan Mei tahun 2014 yang lalu, hingga kini alat belum sampai ke Muara.

Ketua BPD Desa Limau Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin saat diwawancarai di areal lokasi terakhir normalisasi sungai limau mengharap ada kelanjutan proyek atau program tahun 2014 lalu.

Advertisement

 “Setahu kami saat Bupati melaunching, program normalisasi sungai Limau itu  hingga tembut ke laut, tapi belum sampai kelaut, alat tersebut malah pindah ke Sungai Langkan dan Pulau Harapan atau desa sebelah, sementara kedua sungai tersebut muaranya ada di Limau,” Kata Madina kamis (29/01/14)

Madina mengungkapkan, jika normalisasi itu tidak sampai ke muara batang hari, dihawatirkan akan sia-sia sebab akan mengalami pendangkalan kembali.

“Kalau pengerukan ditembuskan ke Muara Batanghari Sungai Limau niscaya diharapkan akan dapat menanggulangi banjir di hulu sungai Limau tepatnya di Dusun 1 Desa Limau,” Kata Madina.

Dikatakan Madina, Program atau proyek yang menggunakan dana APBD dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuasin yang belum rampung dikerjakan tersebut sepanjang kurang lebih 3 Km lagi dari Muara Sungai Desa Limau.

“Akibat normalisasi sungai Desa Limau yang nyaris belum rampung itu, menyebabkan transportasi  warga dusun 1 Desa Limau yang 90 persen pengrajin atap nipa dan nelayan kesulitan melaut dan memetik daun nipa,” Katanya.

“Kalau normalisasi ini diselesaikan 3 KM lagi ke muara besar, pastilah warga akan sangat mudah berlayar, dan perekonomian kami akan kembali meningkat,” Jelas Madina

Ketua BPD Limau menjelaskan,  pada tahun 80 an didaerah tersebut adalah jalur transportasi air dari berbagai daerah, namun akibat pendangkalan, saat ini hampir tidak lagi dimanfaatkan (Dk)

Advertisement