Warga Tanjung Agung Dikerumuni Lalat

12.953 dilihat
lalat
lalat

BANYUASIN, BuanaIndonesia.com- Ribuan Lalat serang pemukiman warga Tanjung Agung Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan Akibatnya warga setempat tidak yaman lagi berada dirumah karna lalat sering hinggap baik pada makanan maupun badan sehingga membuat resah

Dodi Musriyanto warga setempat pada buanaindonesia.com mengatakan banyaknya lalat dikampungnya itu semenjak adanya kandang ayam yang ada disekitar perkampungannya ditambah lagi adanya pabrik pengolahan sawit”yang  paling berpengaruh ialah desa saya ini berdekatan dengan kandang ayam serta pabrik sawit yang mulai memproses buah sawit, jadi desa kami terkena imbasnya yaitu di serang ribuan lalat setiap hari” terangnya Jum’at (07/11/2013).

Advertisement

Dikatakannya bahwa, warga saat ini hanya bisa pasrah dengan keadaan banyaknya lalat yang menyerang  kedalam rumah, karna sudah berbagai cara dilakukan dari mulai bersih-bersih rumah, lingkungan, saluran got, sampai  meyemprot dengan asap hingga racun serangga, dengan harapan agar lalat tidak lagi meyerang pemukiman mereka, namun hasilnya tetap nihil, sehingga mereka tidak tau lagi harus berbuat apa untuk mengusir lalat tersebut” kami disini belum mati sudah di kerumuni lalat’’keluhnya

Senada juga dikatakan Iswadi salah satu warga tanjung agung lainya, dikatakanya bahwa terkadang dirinya merasa malu sama tamu yang kebetulan datang kerumah, karna lalat-lalat tersebut bertebaran dan hinggap di dalam ruangan rumah dan makanan yang akan disuguhkan pada tamunya”apa lagi kalau  menyugukan makanan maupun minuman lalat-lalat itu sibuk mengerumuninya sehingga saya benar-benar malu sekali terhadap tamu-tamu saya”  sambungnya

“padahal istri saya sudah melakukan segalah macam cara untuk membasmi lalat-lalat tersebut dari lem lalat hinga semprot racun serangga namun tatap saja tidak berhasil” tambahnya

“Jadi, kami berharap kepada pemerintah, agar memberi sulusi terhadap serangan-serangan hama lalat yang menyerang warga sini. selain jijik kami juga takut lalat-lalat tersebut membawa penyakit terhadap warga, apalagi warga sini memiliki anak-anak kecil”pungkasnya

Advertisement