BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Sejumlah peserta lomba Milad Irmas Masjid At-Taqwa Talang kebang Kekurahan Pangkalan balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. kecewa. Pasalnya, perayaan lomba dalam rangka Milad diundur hingga kurang lebih tiga jama lamanya. Karena menunggu salah satu calon Bupati dari Jalur Independen.
Akibatnya, acara yang semestinya sesuai jadwal akan dilaksanakan selepas solat Zuhur. Diundur jadi selepas Asar atau sekitar pukul 16 wib. Setelah datangnya calon Bupati dari jalur independen.
Yang lebih membuat kecewa lagi ketua panitia pelaksana dan MC dari acara tersebut malah melantunkan yel-yel serta ajakan untuk memilih Calon Bupati Banyuasin dari Jalur Independen. Ini tentu membuat Peserta dan orang tua peserta kaget.”Kamaren ngomong sama kami setelah zuhur, namun karena menunggu calon Bupati jadinya jam 16:00 wib baru dibagikan, dan kami yang pulang jauh terpaksa menunggu”. Ucap salah satu peserta yang tidak mau disebutkan namanya, Minggu. 18/03/18.
Ditambahkannya, tidak ada pemberitahuan dari panitia kalau ada acara kampanye dibalik acara milad tersebut.” Ya kaget juga saat melihat spanduk, dan calonnya datang, sebab kami tidak diberitahu oleh panitia, dan ada juga kampanyenya, kita kira murni perlombaan untuk menggali potensi MTQ, Ceramah, dan bakat anak-anak lainnya”. ujarnya.
Masih dikatakannya, tidak relevan bila kampanye pada acara yang ada anak-anaknya, sebab hal tersebut sudah diatur didalam UU. “Kalau tidak salah, tidak boleh melibatkan anak-anak hadir di Kampanye, sebab di Milad IRMAS At-Taqwa ini pesertanya kebanyakan anak-anak”. Tandasnya.
Sementara, Fredi siswanto Ketua Panitia Pelaksana kegiatan saat dikonfirmasi mengaku memang tim sukses calon dan ada SK nya.”Ya memang saya timses calon Bupati dari jalur Independen, dan ada SK nya, saya juga hanya diperintahkan oleh rombongan tim Cabup tersebut”. ucapnya.
Ketika ditanya apakah kampanye untuk memenangkan cabup tersebut ada izinnya, dirinya berkilah tidak tahu menahu masalah tersebut.”Tidak tahu kalau masalah izin, yang jelas kami hanya disuruh yel-yel dan mengajak masyarakat memilih, itu aja. Mungkin itu urusan tim dia langsung, dan mereka bilang hari ini emang zona mereka”. Tukasnya.








