MUSI BANYUASIN, Buana Indonesia– Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dibawah kepemimpinan bupati Pahri Azhari dan Beni Hernedi selaku wakil Bupati periode 2012-2017 terus menggencarkan program andalannya untuk membangun kabupaten Muba dengan visi dan misi yang tertuang didalam slogan PERMATA MUBA 2017.
Pernyataan ini disampaikan oleh Zulfahmi selaku anggota DPRD Muba partai PAN dapil kecamatan Sungai Lilin dan Kecamatan Lais saat memberikan sambutan acara pernikahan dihadapan ratusan tamu undangan yang hadir di dusun tiga desa Gajah Mati kecamatan Babat Babat Supat kabupaten Muba, (21/1/2013).
Lebih lanjut Zulfahmi mengatakan bahwa Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tahun 2013 tembus Rp. 3,1 triliyun lebih, artinya APBD Muba untuk tahun 2013 mengalami peningkatan sebesar 362milyar lebih dari tahun 2012, selain itu rencana pemerintah untuk menyalurkan program 1 milyar 1 desa akan segera direalisasikan, oleh karena itu meminta agar kepala desa dan perangkatnya, BPD beserta anggota serta perangkat desa seperti kadus dan lain sebagainya dapat berperan aktif untuk memanfaatkan dan perealisasian dana tersebut.
Sementara itu, salah satu warga yang sering dipanggil pak Haji mewakili warga dusun 3 desa Gajah Mati saat pesta pernikahan tersebut menjadi MC menindak lanjuti atas komentar Zulfahmi selaku DPRD Muba tersebut dengan mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu uang meski APBD Muba meningkat, tetapi masyarakat hanya mengharapkan infrastruktur dalam desa mereka agar diperhatikan, dan salah satunya adalah jalan menuju dusun 3 desa Gajah mati ini, ungkapnya.
“Mohon maaf pak DPRD, kami selaku rakyat mengharapkan agar adanya peningkatan jalan, yang saat ini kondisinya sudah dalam bentuk pengerasan dan kalau bisa 2013 diaspal, sehingga masyarakat disini khususnya dapat beraktifitas dengan lancar”, ungkap Pak Haji.
Senada Juga dikatakan Liyas dan Mila, Suami istri yang saat itu sedang melintas menggunakan kendaraan bermotor (R2) mengeluhkan kondisi jalan menuju dusun 3 desa Gajah Mati.
“katanya APBD Muba besar pak, kenapa kondisi jalannya masih banyak rusak dan berlumpur. Jika pengendara yang tidak biasa berlalu-lalang didaerah ini, ditakutkan akan tergelincir. Belum lagi kondisi pengerasan yang menggunakan batu koral yang tidak rata mengakibatkan jika berlalu lalang dengan motor maka kondisi perut kita akan terasa sakit”, ungkap Liyas.
Sementara itu, Dinas PU Bina Marga Kabupaten Musi Banyuasin terkait hal itu belum dapat dimintai keterangan. (bi/c)







