BLSM Dirantau Bayur Dinilai Tak Tepat Sasaran

8.560 dilihat

Logo-icon-BIBANYUASIN, buanaindonesia.com– Tokoh Masyarakat Kecamatan Rantau Bayur Masohan (47) merasa kecewa dengan pembagian BLSM yang dinilai tidak tepat sasaran. Pasalnya, banyak ditemukan orang kaya menerima bantuan langsung tersebut yang dipusatkan dikantor Camat Rantau Bayur, Minggu (14/7) Kemarin, sedangkan mayoritas warga miskin yang tidak mampu gigit jari.

“Kami kecawa pembagian BLSM hari minggu kemarin, yang datang menganti banyak orang kaya bahkan ada juga PNS, sedangkan warga yang benar miskin namun tidak dapat” ujarnya kemarin (15/07)

Advertisement

Masih dikatakan Masoha, masyarakat kaget pendataan BLSM tahun ini, karena jelas sekali jika mereka yang miskin layak menerima bantuan kompensasi BBM tersebut sebesar Rp 300 ribu/ RTS, kenyataan dilapangan diluar dugaan bahwa pendataan RTS main tembak karena banyak orang kaya yang menerima BLSM itu .

“Mesti ada pendataan ulang, untuk BLSM di Kecamatan Rantau Bayur, saya minta pemerintah harus turun tangan jangan sampai harapan warga miskin jadi hampa,”tegasnya

Senada juga dikatakan Kades Rantau Harapan Jumahat, ketika mendatangi tempat pendistribusian BLSM di Kantor Camat Rantau Bayur, melaporkan hal ini kepada petugas tersebut jika ditemukan banyak orang kaya yang menerima dan warga miskin tidak menerima.

“Memang harus di salahkan BPS, karena data tidak tepat sasaran contoh orang meninggal dan orang kaya dimasukkan dalam data, jadi kacau data tersbut karena tidak tepat sasarannya,”bebernya

Terpisah Kepala Desa Sungai Lilin Kecamatan Rantau Bayur Sunarwi mengatakan bahwa untuk jumlah penerima undangan guna mengambil BLSM didaeranya sebanyak 157 orang “undangan itu diterima dari salah satu petugas dari kecamatan yang mengaku mendapat amanat dari kantor pos untuk mengantarkan undangan, dalam undangannya warga disuruh untuk datang Kedesa Tanjung Menang untuk mengambil BLSM” beber Sunarwi kemarin (15/07)

Dikatakan Sunarwi namun tidak semua penerima undangan yang datang memenuhi undangan tersebut menerima BLSM “dari 157 penerima undangan itu, ada sekitar 27 orang tidak menerima BLSM ” lanjutnya

Menurut Sunaryo bahwa dari 157 penerima undangan tersebut banyak dari warga yang tergolong mampu Sementara bayak juga warga yang tergolong miskin namun tidak menerima undangan sehingga tidak bisa mendapatkan BLSM.

Semetara Sekretaris Kecamatan Rantau Bayur Drs Ishak mengatakan pihak nya sudah koordinasi dengan BPS dan Dinsos Banyuasin. Akan tetapi mereka juga bingung dan tidak tahu dari mana akurasi data RTS tersebut untuk wilayah di Kecamatan Rantau Bayur.

“Ketika kami rapat, dinsos tidak tahu datanya sebenarnya, kami juga binggung karena banyak warga yang komplin, karena data RTS tidak tepat sasaran,”katanya

Sementara Pemasaran Pos Indonesia, Wahyu Suwardana mengungkap pihaknya hanya menyalurkan BLSM dan, untuk data RTS bukan wewenangnya.

Advertisement