
BANYUASIN, buanaindonesia.com- Demi menjaga nama baik Polsek Betung Kabupaten Banyuasin, Kapolsek betung berani dan tegas menolak sejumlah uang yang diberikan keluarga salah satu napi yang ditahan karena kasus judi togel, guna meminta agar napi tersebut dikeluarkan dari tahanannya.
Kapolsek Betung AKP Makmun Arrasyid SH menjelaskan ketegasannya menolak menerima uang yang diberikan keluarganya napi,”Keluarga Korban dengan inisial Sk pernah datang kepada saya, Dia mengaku keluarga tersangka berasal dari Jambi dan juga mengaku salah satu ormas berniat ingin memberikan saya uang Rp 25 juta, dan meminta agar napi atas nama Hendri bin Hamdan bisa dikeluarkan dari tahanannya,”ungkapnya pada buanaindonesia.com Rabu (27/11/13).
“dengan sejumlah uang tersebut dia meminta agar napi yang kami tahan pada 21/11/13 kemarin dapat dikeluarkan, namun dengan tegas saya menolaknya”jelasnya.

Diterangkan Makmun, bahwa dirinya lebih memilih hukum yang benar-benar sesuai dengan peraturan dari pada harus menjatuhkan nama baik Polsek Betung,”dari pertama saya masuk di polsek betung ini saya selalu menjalankan tugas saya sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku, kalau benar ya saya katakan benar dan kalau salah ya kita tindak sesuai dengan peraturan yang berlaku,”
“jadi saya tidak mau menerima hal-hal yang seperti itu saya lebih memilih nama baik Polsek betung selalu terjaga,. memang mereka Pikir hukum diwilayah saya bisa dibeli.”pungkasnya (ryan)







