Cari Nafkah Dengan Jual Madu

9.377 dilihat

ilustrasi madu OGAN ILIR, buanaIndonesia.com– Demi mencukupi kebutuhan sehari hari Lina (45) selama puluhan tahun menggantungkan hidupnya dari hasil menjual madu keliling dari kantor ke kantor dan dari desa kedesa diwilayah kecamatan indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Dari hasil menjual madu sehari hari, Ibu dua anak yang berdomisili di Desa Dana Tampang Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim ini, memperoleh keuntungan bervariasi mulai dari 100,000 hingga 150,000,- perhari tergantung pada hasil lakunya barangya.

Advertisement

“Sudah hampir lebih dari sepuluh tahun dek, jual madu. Iyah lumayanlah cukup untuk buat sekolah budak (anak red)” ungkapnya disela-sela menjajahkan dagangannya di Humas Pemerintah Kabupaten OI minggu (08/12/13)

Menurut wanita yang berumur lebih dari 4 dekade ini, madu tersebut didapatnya dari orang tuanya sendiri yang sudah biasa bergelut dengan lebah madu di Desa Dana Tampang Gelumbang.

Dikatakannya, dalam waktu satu bulan  orang tuanya dua kali mengambil madu di pohon Sialang Kecamatan Gelumbang. Kemudian, madu-madu tersebut dibawa ke penampungan untuk dikemas serta dijajahkan, harga nya pun cukup bervariasi dari kemasan botol kecil hingga kemasan botol air mineral, senilai Rp 25 ribu-Rp 50 ribu.

Ia menambahkan, terpaksa menjadi penjual madu dikarenakan penghasilan dari suaminya (Junaidi) yang kesehariannya bekerja serabutan, tidak mencukupi guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-sehari” Iya, terpaksa dek karena tidak ada pekerjaan lain,” jelasnya.

Sementara itu, Bery salah seorang Wartawan dari media cetak lokal, mengatakan, madu yang dijual senilai Rp 50 Ribu dalam bentuk kemasan botol air mineral itu terasa kental dan manis “Saya membeli sebanyak 3 madu untuk jatah satu bulan. Lumayan enak rasanya manis dan kental,” pungkas Bery supriadi.(mie)

Advertisement