Diklaim Sebagai Daerah Kredit Macet, Warga Protes

9.885 dilihat

BANYUASIN, buanaindonesia.com– Sejumlah pengusaha kecil di Talang Jaya Indah, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin mengeluhkan adanya penyetopan kucuran dana oleh sejumlah Bank swasta di Kecamatan Betung. Hal itu diduga terjadi lantaran adanya isu yang diduga dihembuskan Bank Danamon yang menyatakan daerah itu banyak tunggakan, alias kredit macet.

“Kita sangat menyesalkan adanya statemen dari pihak Bank Danamon yang menyatakan warga kita banyak kredit macet. Padahal, tidak keseluruhan warga disini yang memiliki hutang, tapi kenyataanya semua warga yang mengajukan pinjaman ditolak dengan alasan yang sama,” kata Tamsin Heriadi didampingi Yahiri warga Talang Jaya Indah kepada wartawan seraya mengatakan pengajuan pinjamannya ditolak oleh Bank BTPT dengan alasan banyak kredit macet

Advertisement

Lebih lanjut dia berharap agar semua Bank yang beroperasional di Betung tidak memukul rata semua warga yang berdomisili di Talang Jaya Indah. Sebab, tidak semua warga disana memiliki hutang dengan pihak Bank.

“Kita berharap pihak Bank lebih objektif melakukan penilaian untuk kriteria penerima kucuran dana, sebab di Talang Jaya Indah ini masih banyak warga yang tetap komit dan bertanggung jawab dalam menyelesikan kreditnya di Bank,” harapnya.

Terpisah, Darsari selaku caleg dari partai Garindra no urut 7 yang merupakan Putra Daerah Talang Jaya Indah mengaku sangat menyayangkan tindakan Bank baik itu swasta, maupun Bank Pemerintah yang telah memblaklis daerahnya sebagai daerah terbanyak kredit macet. Menurutnya, hal itu tidak sesuai fakta dan merupakan berita bohong yang sengaja dihembuskan oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kita berharap semua bank yang beroperasi di Kecamatan Betung tidak perlu ragu ataupun takut dalam memberikan kredit terhadap warga Talang Jaya Indah. Sebab yang terjadi kredit macet di daerah itu hanya segelintir saja, dan masih banyak warga yang tetap komit dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan hutangnya, apalagi terhadap Bank,” harapnya. (Amd)

Advertisement