Viral Atlet Sumsel Untuk PON Diberi Konsumsi Nasi Basi, Dispora Buka Suara

11.951 dilihat
suasana atlet mengambil konsumsi makanan di mess atlet jakabaring sport city, sabtu, (6/7/2024).

BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG – Para atlet sumsel yang akan berlaga di pekan olahraga (pon) xii aceh-sumut 2024 menerima makanan basi dari katering ketika melakukan pelatihan terpusat di tower 5 kompleks jakabaring sport city (jsc) Palembang. Kejadian tersebut sempat tersebar digrup whatshap hingga viral dimedia social, senin, (1/7/2024).

Terkait insiden tersebut membuat beberapa atlet, pelati, dan pengurus koni sumsel melakukan protes, bahkan dispora sumsel bersama koni sumsel mengadakan rapat tertutup untuk membahas masalah tersebut.

Advertisement

Dalam rapat tersebut dihadiri oleh pihak dispora, pengurus koni sumatera selatan dan pihak cetering dengan keputusan yang diambil oleh pihak dispora dan koni sumsel membuat surat dan teguran keras kepada pihak perusahaan catering yang tidak profesional dalam penyajian makanan untuk atlet.

Kadispora sumsel rudi irawan, sabtu pagi, (6/7/2024), mengakui, ditemukan ada 30 kotak yang nasinya dalam kondisi sudah tidak baik, namun hal itu sudah komplain ke pihak penyedia jasa catering dan sudah diganti.

Rudi menyebut, pihaknya juga telah berdiskusi dengan petinggi koni satu minggu kebelakang, hasilnya, ia akan stop kontrak dengan pihak katering per hari esok, minggu (7/7/2024).

“saat itu memang ada saat awal itu, kemudian terakir pada hari senin ada 30 kotak nasi dalam kondisi tidak baik, hal itu sudah kita complain dan langsung diganti oleh penyedia, kemudian pada hari itu juga satgas dan staf dispora dan penyedia jasa juga itu sudah rapat juga secara tehnis dan kita sudah memberi surat peringatan tertulis kepada penyedia untuk menyediakan layanan lebih baik lagi, usai itu beberapa hari diproses jadi kita pengen hari ini dan kemarin belum bisa memberikan putusan bicara dengan petinggi koni juga tidak mungkin kita memberi keputusan sendiri, itu dibicarakan plus minusnya kita undang kemedia juga termasuk pihak jsc kita undang jadi kesimpulannya bahwa kita kepada pihak catering untuk stop dulu kontraknya terhitung mulai minggu besok kasihan juga kalau hari ini kita putuskan mereka disinikan mereka minta waktu juga, dan mereka juga bersedia sampai hari minggu, dan untuk hari senin setelah kami putus kontrak hari kerja kita buka lagi penyedia kalau ada yang bersedia, itukan butuh proses , karena bukan beli nasi diwarung,”kata nya.

Sementara itu, pelatih atlet pencak silat, abas akbar juga menyebut, masalah ini merupakan masalah yang sebetulnya dapat diselesaikan segera. Menurutnya, ada oknum yang membesar-besarkan masalah tersebut.

Ia membenarkan adanya makanan dalam kondisi tak baik yang dihidangkan untuk atlet, namun hal itu cepat ditanggapi dan langsung diganti oleh pihak catering.

“kalau saya itu hal hal masalah sepele itu bisa diselesaikan, kami pelatih sekarang sudah nyaman sekarang sedang memikir di fase ‘perang’. kalau ada hal hal kecil seperti itu bisa diperbaiki segera dan tidak jadi masalah, teman teman fine fine saja, karena satu jam sudah diganti beres dan tidak berlarut larut, mungkin hal hal seperti itu sudah biasa, itu hanya oknum yang membesar-besarkan, kita tidak selalu sempurna terus, dan ini kedepan memang , terus terang saja berterima kasih, karena sudah beberapa bulan januari februari sudah dinyata kawan kawan platnas, sumsel sudah siap belum , belum nah kami diplatda pon belum , jadi saya sangat sedih sekali, saya sebagai pelatih adalah sebagai motivasi ini membuat kekuatan, karena kawan kawanya sama sama berjuang disini,”katanya.

Sementara pihak katering yang terletak dijalan veteran belum memberikan komentar terkait kejadian.

Advertisement