
MUARAENIM, Buana Indonesia- Ribuan pelajar saksikan kegiatan pemusnahan barang bukti (barbuk) narkotika dan senjata api (Senpi). Kegiatan tersebut diprakarsai Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Muaraenim, Minggu (27/11) sekitar pukul 07.30 di halaman GOR Pancasila Muara Enim.
Hadir dalam pemusnahan tersebut Bupati Muaraenim Ir H Muzakir SS, Ketua BNK H Nurul Aman SH, Kapolres Muaraenim, Kajari, Dandim, dan instansi terkait.
Ketua Badan Narkotika Muaraenim Nurul Aman SH, mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan tersebut terdiri dari narkotika jenis ganja yakni daun ganja kering seberat 1527,684 gram, narkotika jenis extacy sebanyak 127,5 butir dan shabu-shabu seberat 14,88 gram. Sedangkan untuk senjata api (senpi) rakitan yakni senpi laras pendek sebanyak 26 pucuk, senpi laras panjang tujuh pucuk, amunisi aktif 30 butir serta selongsong peluru 22 butir.
Menurutnya, Semua barang bukti yang dimusnahkan itu, berasal dari para pelaku kejahatan dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap. “Kegiatan ini merupakan langkah kongkrit dari implementasi terhadap Undang-undang (UU) Nomor 35 tahun 2005 tentang narkotika dan Inpres No 12 tahun 2011 tentang kebijakan dan strategi nasional dalam bidang pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN)” ujar pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Muaraenim ini.
Dijelaskan Nurul Aman, bahwa dari survei Badan Narkotika Nasional (BNN) bahwa prevalensi penyalahgunan narkoba di Indoensia semakin meningkat dari tahun ke tahunnya. Dimana, pada 2009 pravalensi penyalahgunaan narkoba tercatat sebesar 1,99 persen atau 3,6 juta dari jumlah penduduk Indonesia berumur 10-55 tahun. Sedangkan, pada 2010 pravalensi penyalahgunaan narkoba meningkat menjadi 2,21 persen atau sekitar 4,52 juta orang.
“Bahkan, pada 2011 telah mencapai 2,8 peersen atau sekitar 5 juta orang Indonesia. Hal ini merupakan fenomena gunung es, yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Dimana, golongan pelajar dan pemuda merupakan kelompok yang paling rentan dan beresiko tinggi terhadap penyalahgunaan narkoba” urainya
Untuk itu ia mengharapkan kepada semua pihak untuk bersama-sama memiliki komitmen menghentikan dan mencegah kejahatan narkotika yang sangat berpotensi merusak generasi muda. “Saat ini, kita secara rutin terus melakukan penyuluhan di sekolah-sekolah tentang bahayanya narkoba bagi para remaja ini. Kita terus ingatkan dalam kesempatan dimana saja termasuk seperti saat ini dalam lomba jalan sehat bebas narkoba,” tukas Ketua DPD PPP Kabupaten Muaraenim ini.
Sementara itu Bupati Muaraenim Muzakir Sai Sohar, dalam keterangannya mengungkapkan bahwa pihaknya sangat memberikan apresiasi erhadap kegiatan jalan sehat tanpa narkoba yang telah diprakarsai oleh BNK tersebut. Sebab jika hanya dilakukan secara monoton seperti penyuluhan saja mungkin para remaja jenuh,
Dengan terobosan sepeti itu kata Bupati, akan membuat sedikit ada penyegaran bagi para remaja. Dan hendaknya penyuluhan tersebut dikemas dalam bentuk menarik seperti game-game atau kegiatan apapun sehingga para remaja tertarik untuk mengetahui bahanya narkoba terus bagi kehidupan dan kesehatan. Salah satu yang paling ampuh yakni dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat,’ sehingga bisa mencapai visi dan misi Kabupaten Muaraenim SMAS (Sehat, mandiri, Agamis dan Sejahtera)
“Kita berharap beberapa tahun kedepan, generasi muda yang terkontaminasi narkoba semakin menurun. Kita sengaja memusnahkan narkoba dan senpi didepan ribuan pelajar supaya mereka tahu bukan hanya mendengar akan bahayanya narkoba tersebut,” ungkap Muzakir.(Agus Black)







