BPTPM Muba Keluhkan Minimnya SDM dan Peralatan Kantor

8.671 dilihat
Putut Setia Adi SKM Msi kasubag umum kepegawaian

MUSI BANYUASIN, Buana Indonesia – Kantor Pelayanan Terpadu yang baru-baru ini berubah nama menjadi Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal, saat ini menempati kantor baru yang sebelumnya  digunakan oleh Kesbangpol kabupaten Musi Banyuasin.

Akibat adanya perubahan status yang sebelumnya Kantor menjadi Badan, BPTPM Muba mengaku kekurangan sumber daya manusia dan juga minimnya peralatan kantor, seperti komputer dan perlengkapanya, meja, kursi, dan perlengkapan kerja lainnya.

Advertisement

Adapun maksud dari pembentukan KPPT Muba pada awalnya adalah untuk menyelenggarakan pelayanan perizinan dan non perizinan yang prima dan satu pintu dengan tujuan mewujudkan pelayanan prima,meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja aparatur pemerintah khususnya yang terkait langsung dengan pelayanan masyarakat, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, dan mendorong kelancaran pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Oleh karena itu, diharapkan BPTPM Muba kedepan dengan didukung tenaga yang profesional dan sarana serta prasarana yang memadai. Misi dari BPTPM Muba untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan dibidang perizinan dan non perizinan, meningkatkan citra aparatur pemerintah, meningkatkan kompetensi dan profesionalisme SDM akan dapat tercapai, dan dapat mewujudkan visi KPPT Muba semula “Terdepan dan profesional dalam kualitas layanan”.

Menanggapi hal itu, Putut Setia Adi SKM MSi, selaku Kepala Sub Bagian Umum Kepegawaian Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) kabupaten Musi Banyuasin (Muba) saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan bahwa untuk saat ini pihaknya telah berusaha secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Muba, namun dengan adanya perubahan status dari KPPT menjadi BPTPM maka secara otomatis banyak mengalami perubahan dan kekurangan.

Lebih lanjut Putut mengatakan bahwa pegawai saat ini berjumlah 29 orang, oleh karena adanya perubahan status kantor secara otomatis kebutuhan pegawaipun bertambah banyak, sehingga kebutuhan pegawai diperkirakan masih 1/3 dari jumlah pegawai yang ada saat ini, ungkap Putut Setia Adi.

Bukan hanya itu, Putut juga mengharapkan selain adanya penambahan pegawai di ruang lingkup BPTPM,  diharapkan juga adanya penambahan meubeler dan peralatan kantor seperti komputer dan perangkatnya, sehingga BPTPM Muba kedepan, dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal, imbuh Putut. (bi)

Advertisement