DPRD Sumsel Dapil VI Reses Tahap I Tahun 2019

16.595 dibaca

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), asal daerah pemilihan (dapil) VI, meliputi, Kabupaten Muara Enim, Pali dan Kota Prabumulih mengadakan reses pertemuan berkala empat bulan sekali dalam rangka menyerap aspirasi di daerah pemilihannya.  Reses tahap I Tahun 2019. Mulai tanggal 6  -11 Maret 2019.

Agenda reses DPRD Sumsel DAPIL VI mengadakan pertemuan Desa Tanjung Menang, Desa Kemang Tanduk, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT)  Kota Prabumulih,  Desa Suban Jeriji, Kecamatan Rambang Dangku dan pertemuan di Kantor Camat Rambang Dangku, serta di Kecamatan Belimbing Kabupaten Muaraenim.


Sebelum dibukanya acara Reses, Koordinator Reses, Kamirul merupakan merupakan anggota DPRD Sumsel dari dapil VI, Partai Hanura, menjelaskan mengenai maksud dan tujuannya Reses. Setelah menjelaskan maksud tujuan Reses. Dilanjutkan memperkenalkan anggota Dewan dapil VI adapun H. Eddy Rianto, SH., MH.- NasDem, Dr.Drs.H.Rachman Djalili., MM- PDIP, H.Rizal Kennedi, S.H.MM – Partai PPP, H.Medy Basri, S.Sos, – Golkar, Asgianto – Partai Gerindera, Tri Aljadin, S.Pd –  Partai Demokrat, Ir.  H. Aswandi Asgap Serampoe – PDI-P dan Kamirul – Partai Hanura.

Politisi Partai Hanura mengatakan reses tahap I di tahun 2019, menyerap aspirasi dari masyarakat. Pada sesi dialog, berbagai permintaan, diantaranya.

Warga Desa Tanjung Menang, akses jalan provinsi yang ada di Prabumulih Selatan diperhatikan karena kondisinya sudah rusak berat,  minta kenaikan harga karet, minta tenaga P3N, dan program berobat gratis diadakan lagi.


Masyarakat Desa Kemang Tanduk, Kecamatan RKT, Kota Prabumulih. Minta jaringan PDAM untuk memenuhi kebutuhan air bersih, perbaikan jalan menuju obyek wisata di kawasan Simpang Meo.  Dan juga minta bantuan alat pertanian

Setelah semua permintaan dan pertanyaan  disampaikan anggota DPRD Sumsel menjawab sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Menanggapi keluhan dari aspirasi dari masyarakat, anggota DPRD Sumsel dapil VI akan di bawa kerapat internal untuk diperjuangkan.

Mudah -mudahan, apa yang bapak usulkan itu akan salurkan sesuai dengan kewenangan masing-masing.

”Ya, dari keluhan dan aspirasi bapak seperti ini yang kami butuhkan, sehingga kami tahu, yang bapak inginkan,”kata Kamirul, Koordinator reses.

Dikatakan, kalau harga karet tergantung, dengan permintaan nasional. Namun pemerintah tetap berusaha mencarikan formula baru untuk masalah karet. (ADV)