DPRD Sumsel Dapil VIII Reses Tahap I 2020. Tampung Aspirasi dan Kawal Pembangunan Jalan Provinsi di Dapil

2.754 dilihat

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel),  Daerah Pemilihan (Dapil) VIII (Delapan) yang meliputi, Mura, Muratara dan Lubuk Linggau. Reses Tahap I, berlangsung dari tanggal 21 – 26 Maret 2020.

Menurut Koordiantor Reses, H.M. Subhan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengadakan  Pertemuan dengan Bupati Bupati Musi Rawas Utara dan jajarannya  di kantor Bupati Musi Rawas Utara.

Dilanjutkan, Pertemuan dengan camat Unsur Muspika  Kecamatan, Kepala Desa dan perangkat Desa Tokoh Agama, dan tokoh masyarakat, Ormas  dan anggota BPD di Kecamatan Karang Jaya, Rawas Ulu dan Sumber Harta dan Megang Sakti, pertemuan di kantor camat.

Dikatakan, Reses kali ini diikuti 7 (tujuh) anggota dewan yang berasal dari dapil VIII, “Pertama Rita Suryani – Partai PDI-P, Kedua H.Burlian – Gerindra, ketiga H.Hasbi Assidiqie- Golkar, keempat Novian Fauzi – NasDem, kelima H.A.Gani Subit-Demokrat, keenam H.Toyeb–PAN dan ketujuh terakhir H.M.Subhan- PKS),”kata Subhan. Kamis 26 Maret 2020.

Politisi PKS menjelaskan, Kegiatan Reses ini rutin dan terjadwal, tujuannya untuk menyerap aspirasi masyarakat di bidang Pembangunan (Infrastruktur), pendidikan pertanian. Selain itu juga membantu pemerintah untuk sosialisasi pencegahan penyebaran coronavirus disease (COVID-19).

“Untuk dapil VIII, Alhamdullilah , masih Zero Covid-19,”ujarnya.

Dikatakan, untuk reses Tahap I, tahun 2020 selain menyerap aspirasi masyarakat, juga menyosialisasikan tentang bahaya dan langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid.

“Kami fokus bidang pembangunan, pendidikan dan mengawal proyek pemerintah pusat soal pembangunan bendungan  Rawas di Desa Sungai Baung, Kecamatan Rawas Ulu,”ucapnya.

Dampak pembangunan bendungan itu, diprediksi  mampu mengairi 10 Ribu Hektar lahan pertanian masyarakat,  melintasi dua wilayah Kecamatan Rawas Ulu dan Kecamatan Rupit.

“Ini akan banyak manfaatnya untuk masyarakat di daerah tersebut kalau sudah jadi,”ujarnya.

Sekarang ini, akibat dampak corona, harga hasil  pertanian  seperti sawit dan karet mengalami penurunan harga.

“Masyarakat banyak yang mengeluh anjloknya harga karet dan sawit. Sehingga daya beli masyarakat sekarang ini menurun,”keluhnya.

Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur di Muratara pada tahun 2020, prioritas utama Jalan Provinsi dari Terawas sampai ke Desa Maur Kecamatan Rupit.

”Simpang Biaro sampai kelakitan serta tiga SMA yang sudah diresmikan oleh Gubernur dan  Bupati yaitu di  Napalicin,  Noman  dan Sukamenang,”  (ADV)