HD Targetkan Sektor Tenaga Kerja Informal Dapat Bersaing Dipasaran ASEAN

4.978 dibaca
Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, meninjau pelatihan Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) di Dinas Perumahan dan Permukiman Prov Sumsel, Selasa 14 Mei 2019.

BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMSEL – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru  (HD) menilai tenaga kerja informal di  Sumsel  masih membutuhkan pelatihan untuk mendapatkan keterampilan yang lebih. Agar dapat bersaing di tengah derasnya persaingan didunia kerja.

Hal tersebut dikatakan oleh orang  nomor satu di Sumsel disela-sela meninjau pelatihan Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) yang digelar dalam rangka Peringatan hari jadi Provinsi Sumatera Selatan ke-73 Tahun 2019,  di Dinas Perumahan dan Permukiman Prov Sumsel, Selasa 14 Mei 2019.

HD didampingi  Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Sumsel, Basyaruddin Akhmad.

Ditegaskan pelatihan bagi tenaga kerja informal merupakan salah satu tidak lanjut dari Visi dan Misi Pemerintah Provinsi Sumsel dalam meningkatkan SDM.

“Kita tahu tenaga kerja disektor informal masih di atas 50 persen yang didominasi tamatan SD. Karena itu kita punya target tenaga kerja informal di Sumsel harus  bisa memenuhi pangsa pasar kerja baik  nasional dan Internasional paling tidak di kawasan ASEAN,” tegasnya.

Dilanjutkan Gubernur Sumsel memberikan apresiasi digelarnya pelatihan tenaga sektor  informal sepertinya halnya  tukang bangunan.

“Tujuannya agar mereka mendapatkan sertifikasi untuk dapat bersaing,” tambahnya.

Mantan Bupati OKU Timur ini meminta kalangan pelatih untuk menilai secara objektif agar mereka yang lulus dalam pelatihan pembangunan konstruksi ini betul-betul tenaga yang terampil termasuk dalam hal kerapian dan sejenisnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Sumsel, Basyaruddin Akhmad menegaskan dalam pelatihan Tenaga Kerja Konstruksi kali ini diikuti 210 orang. Adapun tujuan dari pelatihan agar para pekerja bangunan mendapatkan keterampilan sehingga mudah diserap dalam dunia kerja

“Harapan kita mereka yang mengikuti pelatihan ini akan mendapatkan sertifikasi. Dan mereka gampang mendapatkan pekerjaan,”