Herman Deru Pastikan Jembatan Hanyut di Empat Lawang Segera Diperbaiki

29.212 dibaca
Ilustrasi - Foto : Internet

BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMSEL- Putusnya jembatan akses warga disejumlah desa di Kecamatan  Pasmah Air Keruh (Paiker) Kabupaten Empat Lawang akibat banjir langsung direspon cepat Gubernur Sumsel H. Herman Deru ketika dibincangi  usai menghadiri Wisuda Sarjana di Universitas Tridinanti Palembang (UTP) dan Meresmikan  Rumah Kopi Sumsel sekaligus Penandatanganan MoU Kerjasama Pengembangan Komoditas Kopi serta Peresmian Kantor Bersama Ekspor, di Plaza Benteng Kuto Besak Palembang, Sabtu 27 April 2019

Herman Deru memastikan pihaknya sudah menghubungi Kementerian PU, agar segera memperbaiki jembatan yang memang sudah lama dan kurang layak untuk digunakan masyarakat.

“Karena memang sudah tidak layak nah persoalanya adalah APBD kabupaten, sebenarnya APBD Provinsi bisa saja ini kita anggarkan tapi bentang sungai ini ada aturannya bahwa bentang sungai tertentu, kalau tidak salah 60 meter keatas harus izin Kementerian. Jadi bupati empat lawang dan saya juga sudah ngomong langsung kepada Pak menteri untuk segera diperbaharui,” ungkapnya.

Dikatakan Herman Deru,  jembatan yang menjadi akses penting warga ini sudah berusia sekitar 28 tahun, dan Dibangun pada saat HM Kafrawi Rahim menjabat Bupati Lahat (saat itu Kabupaten empat lawang masih bagian Kabupaten Lahat).

“Kita juga tidak menyangka ada bandang yang begitu keras yang paling penting adalah bagaimana proses ini tetap berjalan, artinya pembangunan itu Pak menteri juga sudah setuju kita akan kroyok bersama-sama melalui APBN, APBD Provinsi dan APBD kabupaten. karena daerah itu salah satu kawasan persawahan yang harus menjadi perhatian khusus,” tuturnya

Orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini mengatakan, secepatnya akan membuat jembatan darurat, Sebab kalau tidak jembatan tersebut akan berdampak pada terisolasi nya masyarakat didaerah kabupaten empat lawang.

“Bencana yang tidak bisa di prediksi kapan dia datang dan sebesar apa dia akan datang. Kita harus periksa konstruksinya karena usia konstruksi per 25 tahun setahu Saya harus diteliti lagi, sebenarnya kabupaten Empat Lawang sudah menganggarkan cuma terkendala izin yang belum turun. Kemarin sudah saya konfirmasi ke Pak menteri bahwa segera akan diterbitkan apapun itu kita atasi dulu ini,” pungkasnya.