Ibu-ibu Penyulap Yang Menghasilkan Uang

8.646 dilihat
Ibu-ibu Pengerajin
Ibu-ibu Pengerajin

BANYUASIN, buanaindonesia.com– Guna membantu perekonomian Keluarga Ibu-ibu rumah tangga Desa Tanjung Tiga Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin menyulap cangkir dan botol plastik bekas menjadi peralatan rumah tangga dengan bermacam bentuk dan variasi yang mempunyai nilai jual.

cangkir dan botol plastik bekas tersebut bisa diolah dan disulap oleh Ibu-ibu rumah tangga menjadi berbagai macam bentuk seperti baskom, keranjang dan lainnya, yang mana penghasilan dari pengolahan limbah tersebut lumayan membantu perekonomian keluarganya.

Advertisement

Cik Put salah satu pengerajin mengatakan, sudah lama menekuni kerajinan tangan tersebut “usaha ini sudah saya tekuni sejak 3 tahun terakhir, dengan hasil karya saya ini saya bisa menambah penghasilan keluarga saya, hitung -hitung menambah penghasilan suami saya yang hanya bekerja sebagai petani.” Katanya kepada buanaindonesia.com Selasa (04/11/13).

Diterangkannya, untuk harga dari hasil karyanya bisa bervariasi tergantung dari bentuk dan ukuran “untuk keranjang, biasa saya jual dengan harga Rp350.000,- dengan waktu pengerjaan selama dua hari itu untuk ukuran besar, sedangkan kalau baskom saya jual dengan harga Rp250.000,- dengan pengerjaan selama satu hari“

“Memang penghasilannya lumayan, ditambah banyak yang meminati, terkadang saya kewalahan melayani pesanan para pelanggan yang datang dari desa-desa tetangga dan sekarang saya sudah punya tiga orang karyawan tenaga pembantu” terangnya.

Dijelaskannya, untuk kendala dari usaha tersebut sulitnya mencari bahan baku limbah cangkir dan botol pelastik “bahan baku biasanya saya beli, dan yang menjadi kendala terkadang sulit mencarinya, ditambah lagi modal usaha saya yang kurang memadai”

“saya berharap kepada pemerintah agar bisa memberikan bantuan modal usaha kecil seperti kami, jadi kami tidak lagi terkendala di modal dalam berusaha”harapnya.(amd)

Advertisement