5 Kecelakaan Maut Di Jabar Sepanjang 2016 yang Paling Menjadi Sorotan Publik

37.412 dibaca

BUANAJABAR.COM, BANDUNG – Sepanjang 2016, berbagai peristiwa kecelakaan tragis terjadi di Jawa Barat. Diantara kecelakaan-kecelakaan berujung maut itu, beberapa menjadi sorotan netizen dan media massa.

Redaksi Buana Jabar merangkum berbagai peristiwa kecelakaan tragis yang terjadi dari seluruh daerah di Jawa Barat ini dalam 5 kecelakaan tragis sepanjang tahun 2016 yang paling menjadi sorotan publik. Berikut peristiwa -peristiwa itu

Advertisement

Gara-Gara Rem Blong, Truk Tewaskan 10 Orang

kecelakaan-cianjur

Kecelakaan maut yang pertama ada kecelakaan yang terjadi di Cianjur Jawa Barat pada Sabtu, 30 juli 2016. Kecelakaan maut di Jalan Raya Cianjur – Sukabumi, tepatnya di Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong itu menewaskan 10 orang. Sementara 7 orang lainnya kritis.

Korban tewas kecelakaan Cianjur yang sudah teridentifikasi yakni Marsa (4), Muhammad Iam (11), Siti Aminah (16), Siti Fatmawati (13), M Yusep (16), Herdiana (34), Aisyah (35), dan Komar. Dua korban tewas masih dalam proses identifikasi.

Kecelakaan maut di Cianjur itu bermula saat truk dengan nomor polisi B 9479 GDA melaju kencang dari arah Sukabumi menuju Cianjur kehilangan kendali lantaran rem tidak berfungsi.

Kecelakaan, Polwan Ini Tewas Mengenaskan Di Tol Cipali

kecelakaan-polwan

5 kecelakaan tragis sepanjang tahun 2016 yang paling menjadi sorotan publik selanjutnya adalah kecelakaan yang menimpa seorang Polwan di tol Cipali. Bripka Anita, meninggal dunia kecelakaan dalam kecelakaan di Tol Cipali, Jawa Barat, Sabtu, 24 September 2016 lalu. Mobil korban, Toyota Avanza keluar jalur hingga menabrak pembatas tebing hingga mobil itu hancur. Bripka Anita meninggal dengan kondisi mengenaskan

Panitia PON Jabar Tewas Seketika Di Tol Cipali

panitia-pon-tewas-kecelakaan

Belum usai publik dihebohkan dengan berita Polwan tewas akibat Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Cipali, hanya selang 5 hari saja ,di ruas tol yang sama tepatnya di KM 97 Subang, Jawa Barat, pada Kamis, 29 September 2016 sore publik kembali geger dengan kecelakaan maut yang satu ini.

Mobil Nissan March No Pol D 1855 ACJ dikendarai M Farhul Akhbar, warga Sukajadi, Bandung menabrak bagian belakang truk yang sedang berhenti di ruas Tol Cipali arah Cikopo menuju Palimanan, Cirebon.

Akibatnya fatal. Korban yang belakangan diketahui sebagai Tenaga Administrasi Bidang Hubungan Daerah dan Protokol pada Kepanitiaan PON XIX/2016 Jawa Barat tewas seketika dan temannya Akmal Hidayat warga Perum Cijerah, Bandung mengalami luka ringan.

Bis Wisata Rem Blong, 9 Tewas, Puluhan Lain Luka – Luka

kecelakaan-cimahi

Sembilan orang yang meninggal dunia akibat kecelakaan tabrakkan beruntun antara bus Parahyangan T 7035 DL, dengan dua kendaraan minibus di Jalan Kolonel Masturi, KM 4, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jumat 8 Juli 2016 sore. Tak hanya menabrak minibus, Bus wisata yang mengalami rem blong ini juga seruduk beberapa sepeda motor, sebelum akhirnya terguling.Bus itu mengangkut 50 penumpang asal Karawang untuk liburan. 9 orang dilaporkan tewas.

Karyawan Cantik Tewas Mengenaskan Akibat Kecelakaan

kecelakaan-karyawan-cantik

5 Kecelakaan yang paling menjadi sorotan publik jawa Barat yang terakhir adalah kecelakaan yang menimpa Novia Rengganis. Penyebab kecelakaan yang menewaskan Novia Rengganis, 25 tahun di Kuningan, Jawa Barat ini diduga karena kondisi jalan yang licin. Kecelakaan maut ini terjadi di Jalan Raya Kuningan-Cirebon depan Pasar Kurucuk, Kecamatan Kramatmulya. Berbagai media massa ramai memberitakan kecelakaan ini dengan judul yang rata-rata hampir sama. Karyawan Cantik Tewas Kecelakaan. Belakangan polisi merubah keterangannya terkait kecelakaan ini. Dari hasil olah TKP polisi, Novia tewas karena kecelakaan tunggal, bukan karena tabrak lari seperti yang ramai diberitakan media massa sebelumnya.

Peristiwa – peristiwa ini mengingatkan kembali pada kita akan pentingnya kewaspadaan kita saat berkendara di jalan raya. Semoga tidak ada lagi kecelakaan maut yang terjadi di Jawa Barat akibat kelalaian para pengemudinya.

agung-suryamal-sosmed