BANDUNG – Ngabuburit Buana Jabar kali ini diisi dengan berbincang dengan ketua Kamar Dagang dan Industri Jawa Barat, Agung Suryamal Sutisno . Mari kita simak isi Bincang ngabuburit kali ini .
Terkadang kita selalu merasa bangga membeli produk luar negeri. Sedikit sekali dari kita bangga menggunakan produk dalam negeri. Banyak alasan mengapa kita tidak menggunakan produk anak bangsa, salah satunya mindset kita yang ragu akan kwalitas produk bangsa kita sendiri.
BuanaJabar : ” Mengapa Anda selalu mengkampanyekan untuk menggunakan produk Indonesia “
Kang Agung : ” Tau gak alasan kenapa kita harus mencintai dan menggunakan produk dalam negeri ?. Terbayang kan, memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean sekarang, bangsa-bangsa lain membanjiri pasar Indonesia dengan produk mereka. Produk bangsa kita sendiri harus berjuang keras dimata bangsanya sendiri. Kalau mau bangsa kita terpuruk, silakan gunakan produk luar negeri. Tapi kalau mau bangsa kita bertahan, gunakan produk dalam negeri. Coba hitung dari satu produk dalam negeri saja, berapa banyak anak bangsa ini yang kita bantu untuk bertahan?. “
BuanaJabar : ” artinya ? “
Kang Agung : ” secara matematis saja, coba hitung, 1 orang buruh yang notabene saudara kita, menghidupi anak istrinya, berapa jiwa? bayangkan kalau pabriknya atau tempatnya dia bekerja bangkrut karena tidak mampu bersaing menjual produknya, berapa jiwa juga yang sudah kita ‘ bunuh ‘ mata pencahariannya. itu baru dari 1 produk. Nah kalau dari 1 produk itu, dari hulu hingga hilir ada berapa orang yang menggantungkan hidupnya? “
BuanaJabar : ” Bagaimana dengan kwalitas produk dalam negeri kita, itu selalu dijadikan alasan “
Kang Agung : ” Bagaimana kita mau membantu perbaikan kwalitas produk dalam negeri, membeli saja tidak. Banyak kwalitas produk bangsa sendiri yang tak kalah dengan produk luar negeri “
BuanaJabar : ” Dampak terburuk kalau kita tidak menggunakan produk dalam negeri ? “
kang Agung : ” Kita terjajah bangsa lain. Mau ? “








