Garut Jadi Tuan Rumah Kejurda Voli U-18 Jabar, Bupati Syakur Dorong Pembinaan Atlet dan Sport Tourism

1.581 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT  – Kabupaten Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga daerah dengan menjadi tuan rumah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Voli U-18 Antar Klub se-Jawa Barat. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, yang juga menjabat sebagai Ketua PBVSI Kabupaten Garut, bertempat di GOR Cikuray, Komplek SOR RAA Adiwijaya, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (13/4/2026).

Advertisement

Turnamen ini diikuti oleh 56 klub dari 14 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. Tingginya jumlah peserta menjadi bukti antusiasme generasi muda dalam dunia bola voli serta besarnya potensi pembinaan atlet di tingkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Syakur menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Garut sebagai penyelenggara. Ia menilai Kejurda ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan antar klub, tetapi juga bagian penting dalam pembinaan atlet muda menuju kompetisi yang lebih tinggi.

Syakur juga menekankan pentingnya perhatian terhadap keselamatan atlet melalui perlindungan jaminan sosial. Ia menyoroti kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, yang dinilai dapat memberikan rasa aman bagi atlet selama menjalani aktivitas pertandingan maupun latihan.

“Ini penting agar ada jaminan keselamatan dan keamanan. Atlet juga termasuk aktivitas bekerja, sehingga jika terjadi musibah dapat ditanggung BPJS sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Syakur.

Lebih lanjut, ia menyebut Kejurda menjadi momentum bagi atlet Garut untuk memperbanyak pengalaman bertanding, sekaligus menjadi sarana bagi PBVSI Garut meningkatkan kemampuan manajemen penyelenggaraan event tingkat provinsi. Syakur pun berharap Garut ke depan mampu menjadi tuan rumah event olahraga berskala nasional.

Selain dari sisi olahraga, Syakur menilai kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Menurutnya, kehadiran peserta serta pendukung dari berbagai wilayah Jawa Barat dapat mendorong sektor wisata dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

“Kita mengedepankan konsep sport tourism. Dengan olahraga, banyak yang datang ke Kabupaten Garut, dan pariwisata adalah sektor yang kita dorong untuk pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Syakur turut mengingatkan seluruh peserta agar menjaga sportivitas dan menjadikan turnamen ini sebagai ajang pembuktian kemampuan dengan tetap menjunjung nilai fair play.

Sementara itu, Ketua Umum PBVSI Jawa Barat Agus Djumaedi memberikan apresiasi atas kesiapan Garut dalam memfasilitasi turnamen. Ia menyebut Kejurda ini merupakan agenda rutin tahunan yang juga menjadi jalur seleksi bagi atlet dan klub untuk melangkah ke kompetisi tingkat nasional.

“Mudah-mudahan pelaksanaan berjalan lancar dan menghasilkan prestasi terbaik agar bisa mewakili Jawa Barat di tingkat nasional,” ungkap Agus.

Ia berharap dari turnamen ini akan muncul klub-klub baru yang mampu menembus persaingan nasional, menyusul klub-klub besar Jawa Barat yang selama ini telah menunjukkan prestasi.

Pembukaan Kejurda berlangsung semarak dengan parade kontingen dari berbagai daerah, menandai dimulainya persaingan antar klub terbaik Jawa Barat yang akan berlangsung selama beberapa hari di Kabupaten Garut.