
BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat, khususnya petani. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan 4.400 Polis Asuransi Mikro Perlindungan Petani yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di sela kegiatan Apel Gabungan.
Kegiatan berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Senin (13/4/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pemerintah memiliki kewajiban untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat melalui program perlindungan sosial. Ia menilai, petani merupakan kelompok yang rentan terhadap risiko kerja, sehingga membutuhkan jaminan yang dapat melindungi mereka dari kemungkinan musibah yang datang tanpa diduga.
Program asuransi mikro tersebut, kata Bupati, menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memberikan kepastian bagi petani apabila menghadapi kecelakaan kerja maupun gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi aktivitas dan produktivitas mereka.
“Pemerintah harus hadir memberikan jaminan bagi masyarakat, baik kesehatan maupun ketenagakerjaan. Ini bentuk kepastian menghadapi risiko yang tidak dapat diprediksi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa asuransi dapat meringankan beban petani ketika menghadapi kondisi darurat, karena biaya yang timbul tidak sepenuhnya harus ditanggung sendiri. Dengan perlindungan tersebut, petani diharapkan bisa bekerja dengan lebih tenang dan fokus meningkatkan hasil produksi.
“Kita tidak pernah tahu kapan musibah datang. Dengan asuransi, risiko itu dialihkan sehingga masyarakat dapat bekerja lebih nyaman dan produktif,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, Bupati Garut mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial. Ia juga mendorong agar kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan terus ditingkatkan, dimulai dari lingkungan terdekat, guna memperkuat jaring pengaman sosial di Kabupaten Garut.








